Terkesan Pengalaman Waktu Kecil, Kusyana Pilih Tekuni Hospitality Industri, Pernah Layani Maruf Amin

Kusyana Sumantri, Manager Food & Beverage Manager Aston Jambi Hotel & Conference Center sudah 15 tahun menekuni pekerjaan bidang hospitality industry.

Terkesan Pengalaman Waktu Kecil, Kusyana Pilih Tekuni Hospitality Industri, Pernah Layani Maruf Amin
Tribunjambi/Fitri Amalia
Kusyana Sumantri, Manager Food & Beverage Manager Aston Jambi Hotel & Conference Center. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kusyana Sumantri, Manager Food & Beverage Manager Aston Jambi Hotel & Conference Center sudah 15 tahun menekuni pekerjaan di bidang hospitality industry. Pria asal Jawa Barat ini terkesan dengan keramahan staf hotel tempat ia menginap bersama orang tuanya waktu kecil, sehingga ia tertarik dengan hospitality industry.

Setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah Tinggi Ekonomi Nasional Indonesia di Jakarta, Jurusan Manajemen Pariwisata ia langsung memilih bekerja di perhotelan. Awalnya orang tua belum menyetujui pilihannya, tetapi saat ini lain ceritanya.

"Awalnya kedua orang tua saya ingin saya bekerja sesuai bidang mereka inginkan, Ibu saya di kesehatan dan ayah saya teknik, tetapi di situ saya berpikir saya harus mencari jalan baru salah satunya dengan bekerja di perhotelan," kenangnya.

Karena dulu pernah diajak menginap di salah satu hotel, ia melihat dan merasa terkesan dengan pegawai hotel yang ramah melayani ia dan keluarganya. Maka tertarik bekerja di industri hospitality, ditambah ia telah merasakan dan melihat langsung bagaimana salah satu ilmu yang ia pelajari sewaktu kuliah, ia semakin yakin dengan jalan karir yang ia pilih.

Baca: Polda Jambi Tangkap 4 Pengedar dan Puluhan Paket Sabu, Terungkap Bos Besar Kontrol dari Balik Lapas

Baca: Tak Tahu Jual Handphone Curian, Pegawai Counter di Jambi Terancam Penjara

Baca: Tiga ASN Muarojambi Terlibat Kasus Narkoba, Pemkab Muarojambi Akan Lakukan Tes Urine Seluruh ASN

Baca: Dukcapil Muarojambi Targetkan 20 Ribu Anak di Muarojambi Dapat Kartu KIA

Baca: Lelang Jabatan Sekda Tanjab Barat Sepi, Sehari Jelang Penutupan Pendaftar Masih Kosong

Ia juga sempat bekerja part time di salah satu restoran franchise internasional di Jakarta. "Di situ saya juga diberikan training mengenai materi hospitality juga sama dengan yang saya pelajari di kampus, dari situ awalnya saya mulai mengerti apa yang saya pelajari di bangku kuliah tidak salah, sudah tepat arahnya dari situ setelah lulus kuliah saya baru mulai masuk ke dunia perhotelan dan sampai sekarang," jelasnya.

Selama bekerja di perhotelan banyak pengalaman menarik yang membuat Kusyana menjalin pertemanan dengan para tamu di hotel tempat ia bekerja. Banyak pengalaman lucu dan menegangkan yang pernah alami selama bekerja di dunia perhotelan. Ia pernah menghadapi tamu yang merasa kehilangan dompet hingga pasportnya.

"Kita bantu, kita lihat CCTV, kita telusuri sampai ke security dan akhirnya dia sendiri yang merasa bahwa dia yang salah, ternyata dia yang lupa menaruh dompetnya, sama juga dengan tamu warga negara Rusia, dia merasa passportnya hilang di dalam lemari besi pribadi di kamar, ternyata passwordnya telah dibawa temannya sendiri, tetapi dari kejadian-kejadian itu kita menjadi teman baik, sampai sekarang," kenangnya.

Karena pekerjaan ini ia berkesempatan bisa melayani tamu-tamu kenegaraan seperti Kapolri, beberapa Menteri dan yang calon wakil Presiden, Ma'ruf Amin. Makanan yang akan dihidangkan untuk orang-orang penting tersebut sebelumnya diperiksa oleh tim dokter, dan hasilnya makanan lezat yang ia sajikan semua lolos dan layak konsumsi, dan itu membuatnya bangga.

Menurut Kusyana, tamu itu adalah partner untuk berbisnis, dengan bertemu orang orang baru setiap harinya dan menjalin pertemanan. "Dengan cara melayani sepenuh hati, sendirinya tamu akan mengusulkan dan mempromosikan hotel tempat kita bekerja," tuturnya.

Ia menganggap dunia perhotelan terutama di food and beverage sangat dinamis, tidak bisa berdiam diri di dunia food and beverage saat di belahan dunia sedang tren hal baru.

"Dunia perhotelan itu juga terdiri dari orang-orang yang sangat sabar, orang-orang yang sangat antusias dan positif thinking," pungkasnya.

Baca: Dinas Kesehatan Jambi Temukan Puluhan Kasus Gizi Buruk, 20 Kasus Ditemukan di Muarojambi dan Tebo

Baca: Data Pemilih di Kota Jambi Ditemukan Berbeda, KPU Jambi Gelar Pertemuan Tertutup

Baca: Pasar Beduk Muara Bungo Dipindahkan ke Lapangan Semagor, Ini Alasan Bupati Tak Pilih di Taman Hijau

Baca: Besok Pleno Tingkat Provinsi, KPU Berharap Pleno di Tingkat Kabupaten Kota Bisa Rampung Hari Ini

Baca: Hasil Real Count KPU Batanghari, Prabowo-Sandi Menang Telak, Suara Selisih 23 Ribu

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved