Kasihan Lihat Suami Dipenjara, Indah Selipkan Gergaji di Makanan Diduga Buntut 30 Tahanan Kabur
Seorang istri yang kehilangan suami karena dipenjara sebagian tentu akan merasa kehilangan, pasalnya harus kehilangan tulang punggung keluarga
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang istri yang kehilangan suami karena dipenjara sebagian tentu akan merasa kehilangan, pasalnya harus kehilangan tulang punggung keluarga.
Apalagi jika suami merasa tak betah berada di penjara akibat suasana yang tak mendukung.
Hal ini dirasakan seorang istri di Palembang yang menyiapkan gergaji agar suaminya bisa keluar dari penjara.
Baca: LIVE: Jadwal Liverpool vs Barca di RCTI Pukul 2 WIB, Tanpa Mo Salah, Reds Andalkan Mane
Baca: Sopir dan Penumpang Travel Restu Ibu Luka-luka, Tabrakan Truk di Jalan Lintas Sarolangun-Tembesi
Baca: 5 Perbedaan Kelahiran Putra Meghan Markle dan Anak Kate Middleton, Lokasi Seperti Ratu Elizabeth II
Indah Permata Sari (26) ikut terlibat dalam aksi kaburnya 30 tahanan di Polresta Palembang pada Minggu (5/5/2019) kemarin.
Ibu rumah tangga ini nekat menyelipkan gergaji besi ke dalam sel ketika membesuk suaminya Arief Hidayatullah sebelum kejadian berlangsung.
Baca: Subhanallah, Jadi Imam Tetap di Mekkah, Pemuda Indonesia Berdarah Kalimantan, Sejak Umur 15 Tahun
Baca: CINTA ITU BUTA - Meski Pria Sekarat dan Divonis Umur Pendek, Wanita Ini Tetap Menikahi Kekasihnya
Baca: Hati-hati Kalau Panggil Istri Dengan Sebutan Mama, Bunda atau Dek, Pikir-pikir Lagi, Ini Hukumnya!
Dikatakan Indah, ia nekat membantu suaminya itu kabur dari tahanan karena tak tega melihat Arief selalu mengeluhkan dianiaya oleh para tahanan lain selama didalam sel.
Arief ditahan polisi karena terjerat atas kasus narkoba. "Suami saya selalu diperlakukan kasar oleh tahanan lain."
"Ia lalu minta gergaji besi, lalu saya beli diluar Rp 18.000 dan membawanya masuk," kata Indah, di Polresta Palembang, Senin (6/5/2019).
Tersangka Gergaji besi itu berhasil diselundupkan Indah ke dalam sel setelah kantong kresek yang ia bawa lolos dari pemeriksaan petugas jaga.
Menurut Indah, ketika jam besuk berlangsung, situasi para pengunjung sedang ramai sehingga kantong kresek yang ia bawa pun tak lagi diperiksa oleh petugas.
"Dalam kantong kresek itu ada makanan untuk suami, disana saya selipkan gergaji besinya. Kebetulan hari itu ramai, jadi kantong kresek saya tidak diperiksa," ujarya.
Polresta Palembang Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, Indah saat ini masih terus diperiksa petugas untuk mendapatkan informasi terbaru.
Sebab, ia menduga ada dugaan keterlibatan orang dalam dari aksi pelarian 30 tahanan di Polresta Palembang.
"Informasinya memang ada keterlibatan istri tersangka, sekarang masih diperiksa. Selain menggunakan kayu balok, mereka juga menggunakan kunci, soal kunci ini masih didalami, karena Iwan alias Ogek belum tertangkap," kata Didi saat gelar perkara di Polresta Palembang, Senin. ( Kontributor Palembang, Aji YK Putra/Kompas.com)
Kronologi