Ikuti Firasatnya, Polantas Ipda Tatang Diganjar Penghargaan, Motor Dinasnya Hancur Ganjal Truk
Tatang melanjutkan, saat akan menaiki jembatan, dia melihat truk tronton terseok-seok menaiki tanjakan tersebut.
Ikuti Firasatnya, Polantas Ipda Tatang Diganjar Penghargaan, Sepeda Motor Hancur Ganjal Truk
TRIBUNJAMBI.COM, PONTIANAK - Kanit II Lalu Lintas Polsek Sungai Raya, Ipda Tatang Rosyadi menceritakan kronologis saat sepeda motornya menjadi ganjal truk yang mengalami rem blong di Jembatan Kapuas II, Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (3/5/2019) lalu.
Tatang mengatakan, peristiwa itu terjadi saat dia selesai melaksanakan operasi keselamatan lalu lintas, kemudian akan melanjutkan patroli di Pasar Parit Baru, Kubu Raya.
Jalan menuju pasar harus melewati Jembatan Kapuas II.
Tatang melanjutkan, saat akan menaiki jembatan, dia melihat truk tronton terseok-seok menaiki tanjakan tersebut.
Setelah MUI, Andre Taulany Datangi Ustaz yang Kena Sepet Adisomad, Tanggapan UAH Begini
Beredar, Ada Letkol Sebut TNI Punya Data 02 Menang, KSAD Jendral Andika Bentuk Tim Khusus
Ferdinand Hutahaean dari Demokrat: Logikanya Tak Mungkin Prabowo Menang di Angka 62 Persen
Ferdinand Hutahaean: Jokowi-Maruf Menang, Demokrat Keluar dari Koalisi Prabowo
Melihat itu, Tatang langsung bergegas mengambil posisi di belakang truk, lalu melintangkan sepeda motornya.
"Firasat saya sudah merasa tak enak melihat truk itu."
"Saya pun langsung mengambil inisiatif untuk melintangkan motor, dan meminta kendaraan di belakangnya mengambil jalan pinggir," kata Tatang usai menerima penghargaan dari Kapolresta Pontianak, Senin (6/5/2019).
Sembari mengatur kendaraan di belakang, Tatanf meminta sopir truk untuk maju agar naik ke jembatan.
Tapi malah kemudian mesin truknya mati dan tampak akan mundur.
"Saya teriak-teriak minta truknya rem, tapi ternyata sudah tidak bisa direm."
"Saya lalu minta mundurnya menyamping untuk menghindari tabrakan," ujarnya.
Upaya itu terlambat, truk tersebut mundur dan menggilas sepeda motornya.
Sesaat setelah kejadian itu, Tatang sempat syok.
Namun, akhirnya dia mensyukuri bahwa sepeda motornya menjadi penyelamat agar truk tak menghantam kendaraan lain.