Hanya Mengandalkan Impor, Beberapa Komoditas Ini 'Warning' selama Ramadan 2019 di Tanjabtim

Terdapat beberapa komoditas dalam posisi 'warning' pada awal Ramadan 2019, karena hanya mengandalkan pasokan impor.

Hanya Mengandalkan Impor, Beberapa Komoditas Ini 'Warning' selama Ramadan 2019 di Tanjabtim
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Idris. 

Hanya Mengandalkan Impor, Beberapa Komoditas Ini 'Warning' selama Ramadan 2019 di Tanjabtim

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Berdasarkan hasil sidak tim terkait bersama Satgas Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pasokan sembako terbilang aman.

Terdapat beberapa komoditas dalam posisi 'warning' pada awal Ramadan 2019, karena hanya mengandalkan pasokan impor.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Idris, mengatakan stok pangan di Tanjabtim masih aman.

Meski begitu, tidak dipungkiri terjadi peningkatan harga pada beberapa komoditas unggulan. Di antaranya bawang putih yang berkisar Rp 100 ribu per Kg.

Itu disebabkan pasokan dari luar kurang dan tidak adanya produksi lokal petani Tanjab Timur.

Karena untuk bawang putih kita mengandalkan pasokan dari luar.

Baca Juga

 Demseria Simbolon Pakai Cara Curang, 7 Tahun Dapat Gaji Guru Tanpa Bekerja Palsukan Kematian

 Andi Arief Sebut Ada Setan Gundul, Sandiaga Uno Penasaran, Jadi Ingin Tahu Siapa itu Setan Gundul?

 Sikap Tak Terduga Sandiaga, Liat Prabowo Undang Wartawan Asing: Dia Tak Terima Hasil Pemilu Curang

 Jalinsum Membara, Puluhan Orang Blokade dan Bakar Jalan, Dimotori Oknum Caleg & Pendukungnya

"Sementara kita tidak memiliki atau memproduksi bawang putih tadi. Sehingga ketika terjadi kekosongan stok tentunya akan berimbas pada kita,” jelasnya.

Dengan keadaan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, bahwa pada 8-10 Mei 2018 diperkirakan sudah ada pasokan impor bawang putih dari luar sehingga dapat menstabilkan harga di pasaran.

Selain bawang putih terdapat beberapa komoditas yang menjadi perhatian salah satunya minyak goreng, dan gula pasir.

"Untuk gula pasir permasalahannya hampir sama dengan bawang putih kita mengandalkan impor," tuturnya.

“Adapun antisipasi pihak Dinas Ketahanan Pangan terhadap peningkatan kebutuhan gula pasir dan minyak goreng yang pada bulan Ramadan, yaitu dengan melakukan koordinasi dengan pihak Disperindag, Bulog dan OPD terkait lainnya agar kebutuhan tersebut tidak terputus,” ujarnya. (Abdullah Usman / Tribunjambi.com)

Hanya Mengandalkan Impor, Beberapa Komoditas Ini 'Warning' selama Ramadan 2019 di Tanjabtim

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved