Tenaga Penyuluh

Penyuluh di Tanjab Timur Belum Mencukupi, Ini Penyebab Tenaga Penyuluh Masih Kurang

Penyuluh di Tanjab Timur Belum Mencukupi, Ini Penyebab Tenaga Penyuluh Masih Kurang

Penyuluh di Tanjab Timur Belum Mencukupi, Ini Penyebab Tenaga Penyuluh Masih Kurang
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
15052018_komisi penyuluh tanjabtim 

Penyuluh di Tanjab Timur Belum Mencukupi, Ini Penyebab Tenaga Penyuluh Masih Kurang

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA SABAK - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjab Timur masih kekurangan tenaga ASN di bidang penyuluh pertanian. Dan, solusinya dengan memberdayakan tenaga Honorer.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com, dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjab Timur mencatat, dari total 103 desa dan kelurahan yang ada di Tanjab Timur dari 11 Kecamatan masih kekurangan tenaga penyuluh pertanian berstatus ASN.

Baca: Kultum Ramadan, 3 Obat Penyakit Hati, Cocok Dibacakan Sebelum Salat Tarawih

Baca: Sahur Pertama Ramadhan, Warga di Muara Bulian Diwarnai Pemadaman Listrik

Baca: Pernah Jadi Pacar Sandra Dewi, Sang Adik Berikan Selamat ke Reino Barack, Netizen Sindir Luna Maya?

Kabid Penyuluh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjab Timur Sakdun, kepada Tribunjambi.com mrngatakan, dari total 103  desa dan kelurahan tersebut terdapat total 113 jumlah penyuluh yang bertugas.

“Dimana dari 113 tenaga penyuluh tersebut, 38 diantaranya tenaga PNS dan 75 sisanya merupakan tenaga honorer yang diperbantukan,” ujarnya, kepada Tribunjambi.com

Dijelaskannya pula, untuk tenaga PNS dengan jumlah 38 orang tersebut ditambah 10 orang PNS baru dari struktural ke fungsional. Jumlah tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan penyuluh di lapangan belum lagi tahun ini terdapat PNS penyuluh yang pensiun.

Baca: CATAT ANAK KOS! 3 Resep Menu Sahur, Mudah, Murah, Bergizi dan Gak Buat Kantong Kempes

Baca: Sinopsis Film Fast & Furious 6 di GTV Malam Ini, Vin Diesel & Dwayne Johnson dkk Kejar Joe Taslim Cs

Baca: Sosok Pria Menjadi Menantu Ustadz Abdullah Gymnastiar, Pengusaha Properti Termuda se-Asia Tenggara

“Tahun ini saja terdapat pengajuan pensiun dari tenaga penyuluh sebanyak lima orang,” jelasnya.

“Untuk skala kebutuhan desa dan kelurahan jumlah penyuluh tersebut sudah mencukupi. Namun untuk skala tenaga PNS nya masih kurang. Dan, terpaksa ditutupi dengan tenaga honorer,” tambahnya.

Dalam prakteknya di lapangan, satu desa bisa ditangani dua orang penyuluh dilihat dari besarnya potensi desa tersebut yang memiliki nilai lebih dari desa lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga satu penyuluh bisa dua desa.

Harapan dinas, berdasarkan harapan dan keluhan umum nya banyak para honorer yang sudah sekian tahun mengabdi sebagai penyuluh, meminta status mereka diperjuangkan untuk dapat diangkat.

“Bahkan ada yang sudah mengabdi dari 10-15 tahun sebagai honorer. Besar harapan mereka dapat diangkat dan memenuhi kekurangan tenaga ASN di tingkat penyuluh,” jelasnya.

Penyuluh di Tanjab Timur Belum Mencukupi, Ini Penyebab Tenaga Penyuluh Masih Kurang (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved