Tertangkap Berduaan di Kamar Hotel, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Digelandang Satpol PP Kota Jambi

Satpol PP Kota Jambi menangkap tiga pasangan bukan suami istri di hotel, ada juga 31 anak sekolah yang terjaring razia.

Tertangkap Berduaan di Kamar Hotel, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Digelandang Satpol PP Kota Jambi
Tribunjambi/Rohmayana
Satpol PP Kota Jambi melakukan razia di warnet. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBISatpol PP Kota Jambi melakukan penertiban, sasarannya pelajar yang berada di warnet saat jam belajar di sekolah masih berlangsung.

Yan Ismar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi mengatakan, kegiatan yang dilakukan anggotanya menyesir warnet di kawasan, Kota Baru, Alam Brajo dan sekitarnya. Hasilnya didapatakan 31 pelajar yang berada di warnet saat jam sekolah.

“Mereka masih pakek seragam sekolah kita temukan di warnet dan PS,” kata Yan Ismar, Kamis (2/5).

Yan Ismar mengungkapkan, pihaknya juga merambat menyisir hotel melati yang berada di Kota Baru. Hasilnya ditemukan pasangan bukan suami istri berada di kamar hotel.

“Tiga pasangan tersebut lagi di kamar hotel. langsung kita giring ke kantor Satpol PP,” imbuhnya.

Kata Yan Ismar, tiga pasangan diduga mesum itu ditindaklanjuti dengan meminta keterangan. Ketika memiliki bukti yang cukup maka akan diteruskan ke Pengadilan Negeri Jambi.

“Kita dalami dulu melalui BAP. Kalau bukti cukup maka kita bawa sidang,” ujarnya.

Baca: Banyak yang Hidup di Luar Kawasan Konservasi, Kehidupan Harimau Sumatera Makin Terancam

Baca: Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Mengejar Jambret, Jatuh dari Motor Anaknya Terpental ke Jalan

Baca: BPJN IV Ngeluh Jalan Nasional di Batanghari Cepat Rusak, Tuding Angkutan Batubara Penyebabnya

Baca: PT RKK Banyar Denda Rp 2 Miliar, Kesalahan Pada 2015 Ini Penyebabnya

Baca: Penetapan Perolehan Kursi, KPU Tanjab Timur Tunggu Hasil Rekapitulasi KPU RI

Lanjut Yan Ismar, untuk pelajar yang kedapatan bolos di warnet, maka pihak sekolah dan orang tuanya dipanggil.

“Kalau orang tuannya tidak datang, maka tidak kita lepas,” sebutnya.

Para pelajar kata Yan, juga dilakukan pembinaan di mako Satpol PP. Untuk selanjutnya pembinaan diserahkan kepada pihak sekolah dan para orang tua.

“Memang pengawasan orang tua dan pihak sekolah sangat diperlukan. Sekarang kita lihat masih sangat kurang. Banyak orang tua yang tidak tahu apa yang dilakukan anaknya,” pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved