Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Mengejar Jambret, Jatuh dari Motor Anaknya Terpental ke Jalan

Aksi pelaku Jamret di Kota Jambi menelan korban jiwa, seorang Ibu rumah tangga tewas usai kejar-kejaran dengan seorang pelaku jambret.

Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Mengejar Jambret, Jatuh dari Motor Anaknya Terpental ke Jalan
tribunjambi/Dedy Nurdin
Jambret bernama Nopi Hari Pramungkas als Nopi diamankan anggota Polresta Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi pelaku Jamret di Kota Jambi menelan korban jiwa, seorang Ibu rumah tangga tewas usai kejar-kejaran dengan seorang pelaku jambret. Kejadian nahas itu terjadi pada Senin (25/3/2019) lalu.

Sekitar pukul 07.35 wib, korban atas nama Dian Purnama Sari melintas di Jalan Surya Dharma, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Saat itu korban baru pulang dari rumah mertua dan hendak pulang ke rumah bersama anaknya.

Sesampainya di depan SMPN 18 Kotabaru, korban dipepet oleh pelaku atas nama Nopi Hari Pramungkas als Nopi dan langsung merampas handphone dan dompet milik korban di dasbor motor.

Korban kemudian berusaha mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun tak terjadi.

"Sesampainya di Jalan lingkar Selatan korban didorong pelaku sampai terjatuh dan meninggal dunia. Sedangkan anaknya terpental dari sepeda motor yang dikendarai korban," kata Kompol Yuyan, Kasat Reskrim Polresta Jambi  Kamis (2/5/2019).

Baca: BPJN IV Ngeluh Jalan Nasional di Batanghari Cepat Rusak, Tuding Angkutan Batubara Penyebabnya

Baca: Penetapan Perolehan Kursi, KPU Tanjab Timur Tunggu Hasil Rekapitulasi KPU RI

Baca: PT RKK Banyar Denda Rp 2 Miliar, Kesalahan Pada 2015 Ini Penyebabnya

Baca: Tak Ingin Diberitakan Sepotong-sepotong, KPU Muarojambi Minta Wartawan Hanya Liput Hasil Pleno

Baca: Mapolres Tanjab Barat Dibangun, Kapolres Tanjab Barat Justru Minta Maaf pada Warga, Ini Alasannya

Pada hari Senin (4/4/2019) sekira pukul 14.00 WIB Tim Buser Polresta Jambi berhasil menangkap tersangka Nopi di rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Paal Merah Lama.

Hasil penggeledahan pelaku tak bisa berkilah setelah polisi menemukan handphone Readmi 3 milik korban berada di tangannya.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP," pungkas Kompol Yuyan.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved