Pilpres 2019
Orang-orang di Balik 'Sukses' Tim Medsos TKN Jokowi-Maruf Amin, dari Arya s/d Ulin Yusron Beraksi
Ini cerita tentang dapur medsos Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin. Ternyata seperti ini pembentukan dan tugas-tugasnya.
Ini cerita tentang dapur medsos Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin. Ternyata seperti ini pembentukan dan tugas-tugasnya.
TRIBUJAMBI.COM - Pertarungan di Pilpres 2019 bukan hanya di dunia nyata, juga di dunia maya.
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memiliki tim media sosial yang salah satunya bertugas mengampanyekan visi misi mereka di dunia maya.
Tim ini juga menangkal hoaks mengenai Jokowi-Ma'ruf selama tahapan Pemilihan Presiden 2019 berlangsung.
Pada Selasa (30/4/2019), tim media sosial Jokowi-Ma'ruf berkumpul untuk mengadakan syukuran kemenangan di kediaman Bendaraha Tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono, di Jalan Taman Patra, Jakarta Selatan.
Baca Juga
Polwan Cantik Pulang Pagi Pakai Pakaian Seksi, Lapor Pak RT Dulu, Ternyata Penyamaran Tingkat Tinggi
Siapa Sebenarnya Eva Kusuma Sundari? Mengapa Politikus PDIP yang Vokal Ini Tak Lolos
Kebakaran di Tebing Tinggi Tanjab Barat, Tiga Rumah Ludes, Diduga Akibat Ledakan Tabung Gas
Bisnis Ammar Zoni di Sumatera Barat yang Tak Terekspose Media, Siapa Sebenarnya Mertua Irish Bella
Kompi C Dihujani Peluru Sniper, Kopassus Denjaka Paskhas Lawan Teman Sendiri Saparua 1999
Pasukan Misterius di Kopassus yang Anggotanya Tak Diketahui, Istri Sendiri Tak Tahu Siapa Suaminya
Rumah ini juga menjadi salah satu tempat berkumpulnya tim media sosial dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
Direktur Sosial Media TKN, Arya Sinulingga, mengisahkan awal mula terbentuknya tim ini.
Arya menuturkan awalnya calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengeluh mengenai kondisi media sosial.
"Ketika Pak Jokowi mengeluh mengenai sosmed, akhirnya diambil sebuah langkah besar oleh Mas Hasto dan Mas Trenggono yang akhirnya menugaskan kami untuk membentuk tim dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," ujar Arya.
Arya mengatakan, Hasto dan Trenggono menunjuknya sebagai penanggung jawab tim medsos ini.
Dalam waktu dua hari, terkumpul lebih dari 100 orang.

Sementara itu, Sakti bercerita bahwa penunjukan Arya sebagai direktur tim medsos sebenarnya sempat mendapat penolakan.
Sebab, Arya berasal dari Perindo yang dulunya mendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
"Jadi awalnya seluruh tim keberatan. 'Tidak bisa, Arya jadi komandan lawan kita dulu'," ujar Sakti.