500 Personel Gabungan di Jambi Siap Amankan Datangnya Bulan Ramadan

500 personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Denpom II/2, Dishub, Jasa Raharja dan Satpol PP siap mengamankan datangnya bulan Ramadan

500 Personel Gabungan di Jambi Siap Amankan Datangnya Bulan Ramadan
Tribunjambi/Fadly
Kapolda Jambi pimpin apel Operasi Mandiri kewilayahan keselamatan Siginjai 2019 di Polresta Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 500 personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Denpom II/2, Dishub, Jasa Raharja dan Satpol PP siap mengamankan datangnya bulan Ramadan 2019.

Kapolda Jambi, Irjen Irjen Pol Muchlis AS mengatakan apel gelar pasukan ini dilaksanakan pasca Pileg dan Pilpres tahun 2019 serta cipta kondisi menjelang bulan suci ramadan 1440 H.

"Serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal," katanya, Senin (28/4).

Muchlis menyebutkan Polri diharapkan mampu mempersiapkan langkah antisipasi baik secara taktis dan teknis maupun strategis agar dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan lalu lintas serta mampu menciptakan suasana Kondusif.

"Tertip berlalu lintas, hingga potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat diminimalisir," ungkapnya.

Baca: Korupsi SMK Bagimu Negeri di Tanjab Timur Sebabkan Negara Rugi Rp 1,6 Miliar

Baca: 51 Orang Korban Banjir Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Dapat Bantuan Sandang Pangan

Baca: Pasca Pemilu, Banyak Caleg di Kerinci Ngadu ke Panwaslu Minta Pemilihan Suara Ulang

Baca: PDI Perjuangan Berbagi Kursi Antara Incumbent dan Wajah Baru di DPRD Jambi

Baca: Jam Kerja ASN Kota Jambi Dikurangi Selama Ramadan, Ini Jadwalnya Terbarunya

Pada pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2019 kali ini, diprioritaskan kegiatan Dikmas Lantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada Polri khususnya Polantas untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang tertib.

Kapolda juga mengatakan bahwa pelaksanaan operasi keselamatan ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas," tutupnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Jambi, Kompol Umar Wijaya mengatakan dalam operasi kali ini Polresta Jambi menurunkan 500 personel gabungan. "Tim gabungan semua," katanya.

Ia menegaskan dalam operasi kali ini menekankan ke disiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Dan pengamanan selama Ramadan. "Sifatnya pendisiplinan pengendara saja, dan memberikan rasa aman saat puasa," ungkapnya.

Operasi sendiri dilakukan selama 14 hari sejak 29 April hingga 12 Mei 2019 mendatang. "Selama itu nanti akan dilakukan pengamanan lainnya," ujarnya

Ia menegaskan dalam operasi ini 20 persen penindakan, 40 peringatan dan 40 persen pendisiplinan. "Itu sudah di bagi-bagi, penggunaan helm dan keselamatan lainnya di prioritas kedisiplinan terakhir baru penindakan," tandasnya.

Baca: Miliaran Dana Desa di Sarolangun Tertahan Gara-gara Kades dan BPD Tak Kunjung Sepakati APBDes

Baca: Happening in May, Tunjukkan Kartu Pegawai Bisa Dapat Diskon 30 Persen Makan di Swiss-Belhotel Jambi

Baca: Bupati Bungo Laporkan LKPJ 2018, Masalah Pendidikan, Kesehatan dan Perkim Jadi Sorotan Dewan

Baca: 14 Petugas Pemilu di Sarolangun Jatuh Sakit, Satu Orang Kena Stroke Ada yang Kecelakaan

Baca: Ini Nama-nama Caleg di Muarojambi yang Diprediksi Duduk di DPRD Muarojambi

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved