Terungkap Identitas Ayah dan Anak Dalang Teror Bom Sri Lanka, Meledakkan Diri saat Ditangkap

Saat penangkapan pelaku bom Sri Lanka, terdapat 15 orang tewas dalam kontak senjata dengan aparat, tiga di antaranya meledakkan diri. Ini identitasnya

Editor: Duanto AS
AP Photo/Eranga Jayawardena
Ledakan bom di Sri Lanka 

Saat penangkapan pelaku bom Sri Lanka, terdapat 15 orang tewas dalam kontak senjata dengan aparat, tiga di antaranya meledakkan diri. Ini identitas ayah dan anak tersebut.

TRIBUNJAMBI.COM, KALMUNAI - Keluarga dalang ledakan bom Sri Lanka yang terjadi pekan lalu, dilaporkan tewas dalam baku tembak antara terduga teroris dengan aparat.

Operasi gabungan polisi dan tentara Sri Lanka menyerbu rumah di kawasan Kalmunai yang diduga menjadi markas kelompok National Thawheeth Jamaath (NJT).

NJT merupakan kelompok yang dianggap bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada perayaan Minggu Paskah (21/4/2019) yang menewaskan 253 orang itu.

Baca Juga

 Daftar Calon Menteri Bila Jokowi-Maruf Amin atau Prabowo-Sandiaga Uno Menang, Ada yang Tersenyum

 Viral Video Pengemis Buntung Kaki Ketahuan Basah TNI, Ternyata Punya Kaki Lengkap

 Mengapa Ranty Maria Dikirimi Karangan Bunga Hitam? Kejutan saat Ammar Zoni Irish Bella Menikah

 Bila TNI AL Tembak Kapal Vietnam yang Tabrak Kapal Perang Indonesia, Hal Dahsyat Ini Bakal Terjadi

Dalam penyerbuan yang digelar Jumat petang waktu setempat (26/4/2019), terdapat 15 orang tewas dalam kontak senjata dengan aparat, dengan tiga di antaranya meledakkan diri.

Empat sumber kepada Reuters via Sky News Minggu (28/4/2019) berkata Zainee Hashim, Rilwan Hashim, dan Mohamed Hashim mengaktifkan bom bunuh diri saat diserbu.

Ketiganya disebut sebagai ayah serta saudara Zahran Hashim, terduga otak serangan ledakan bom di gereja dan hotel mewah yang hingga saat ini belum terkonfirmasi keberadaannya.

Sumber yang berasal dari kepolisian itu mengungkapkan ketiga orang itu sempat viral di media sosial di mana mereka menyerukan untuk melakukan teror.

Amaq, media propaganda Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), juga menyebut ayah dan anak itu dalam klaim mereka dengan nama Abu Hammad, Abu Sufyan, dan Abu al Qa'qa.

Dalam klaim ISIS ketiga orang itu melepaskan tembakan ke arah polisi dan tentara yang menyerbu.

"Setelah mereka lelah dan kehabisan amunisi, barulah mereka meledakkan diri," ujar kelompok itu.

Pelaku peledakan gereja di Sri Lanka terekam kamera
Pelaku peledakan gereja di Sri Lanka terekam kamera (Youtube Tamil Osai News)

Selain tiga orang itu, enam anak-anak dan tiga orang perempuan juga masuk dalam 15 korban tewas dalam penyerbuan rumah yang diduga sebagai pabrik bom bunuh diri tersebut.

Sementara seorang gadis dan perempuan yang diyakini sebagai istri serta putri Zahran dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan saat ini tengah mendapat perawatan.

ISIS kemudian mengklaim 17 "orang tidak percaya" dibunuh oleh milisi mereka dalam baku tembak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved