Banjir di Tanjab Timur

Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut

Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut

Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut
tribunjambi/Abdullah Usman
Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut 

Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Banjir yang terjadi di tiga desa dua Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mencapai 194 rumah yang terdampak banjir.

Banjir yang diakibatkan hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir, ditambah meluapnya air pasang laut di pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Mengakibatkan beberapa desa di dua kecamatan terendam banjir.

Baca: Otak Komersil Syahrini diungkap sang suami, Apakah sifat itu membuat Reino Barack Putusi Luna Maya?

Baca: Tim Satgas Pangan dan Dirjen PEN RI Pantau Harga Bahan dan Gelar Operasi Bawang Putih di Angsoduo

Baca: Tak Kalah dari Avengers: Endgame, Ini Deretan Film Hollywood dan Korea yang Tayang Mei 2019

Dua Kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Mendahara Ulu dan Kecamatan Geragai, dari dua kecamatan tersebut terdapat tiga desa yang terdampak banjir, diantaranya Desa Pematang Rahim sebanyak 167 rumah terendam dan  Desa Mencolok Kecamatan Mendahara Ulu sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK).

Sementara itu di kecamatan Geragai, terdapat satu Desa yang terdampak banjir yakni Desa Pandan Lagan sebanyak sembilan Rumah warga. Dimana bencana banjir mulai terjadi sejak Sabtu 27 April lalu.

Rumah yang Terdampak Banjir, kini Perlahan Mulai Susut
Rumah yang Terdampak Banjir, kini Perlahan Mulai Susut (tribunjambi/Abdullah Usman)

Kepala BPBD Tanjab Timur Jakfar, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, dari laporan terakhir yang kita terima pada hari ke 2  Minggu tgl 28 april 2019 hingga pukul 16.00 WIB. Kondisi air perlahan mulai menyusut.

Terutama  Air Sungai yang berada di Kecamatan Mendahara Mendahara Ulu yang menyebabkan terjadinya banjir pada permukiman penduduk pada desa-desa di daerah aliran sungai serta menggenangi ruas jalan lintas Pematang Rahim, Muara Sabak.

Baca: KONDISI TERKINI Ternyata Ada 2 Kapal Vietnam yang Sengaja Tabrak Kapal TNI AL KRI Tjiptadi 381

Baca: Lihat Potret Ayah Irish Bella, Johan De Beule, Lihat Gaya Mertua Ammar Zoni, Kerap Bergaya Anak Muda

Baca: Caleg Asal Nasdem, Rahmad Mulyadi Merasa Dirugikan dan Dipermalukan oleh KPU Batanghari

“Ketinggian air terakhir berada di 25 cm, dan rumah warga bervariasi diperkirakan 10- 15 cm. Saat ini jumlah rumah terendam ada 167 rumah dan sebanyak 167 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 364 jiwa untuk satu kecamatan tadi,” jelas Jakfar, kepada Tribunjambi.com.

Sejauh ini jumlah korban yang dievakuasi sebanyak empat KK diungsikan ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) setempat. Selanjutnya desa yang terdampak lainnya Desa Mencolok, dengan tinggi air di badan jalan pada Minggu sore lalu lebih kurang 30 Cm.

Baca: SALUT! Pemuda Indonesia yang Ikut Andil Kerjakan Efek Visual Avengers: Endgame, Ini Sosoknya

Baca: Harus Tetap Bayar! Hukum Terlambat Qadha Puasa Ramadan Tahun Lalu, Ini Penjelasannya

Baca: Pilot & Pramugari Garuda Berencana Mogok, Ketahuan Laporan Keuangan yang Janggal? Ini Pengakuannya

Adapun warga yg terdampak banjir dari pendataan hingga sore lalu sebanyak, 18 rumah terendam dengan jumlah KK sebanyak 18 (KK). Adapun untuk jumlah jiwa saat ini yang terdata sebanyak 68 jiwa.

Sementara itu untuk Kecamatan Geragai terpantau, Satu Desa yang terdampak banjir yaitu Desa pandan lagan, dengan tinggi air hingga  8 cm dengan jumlah rumah terendam mencapai sembilan rumah dan sembilan KK.

Sebagian warga yg terdampak banjir masih memilih bertahan di rumah masing masing dengan membuat balai-balai untuk mempertinggi lantai rumah dan memilih utk tidak mengungsi sambil menjaga harta benda mereka.

Ratusan Rumah Terdampak Banjir, Perkembangan Terbaru Kondisi Air Perlahan Mulai Susut (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved