Pasokan Barang Terganggu Jelang Ramadan, Sekda Minta Jalan Palembang-Jambi Segera Diperbaiki

Jelang puasa Ramadan dan Idul Fitiri, Sekda Provinsi Jambi M Dianto berharap pemerintah pusat segera memperbaiki kerusakan ruas jalan Palembang-Jambi

Pasokan Barang Terganggu Jelang Ramadan, Sekda Minta Jalan Palembang-Jambi Segera Diperbaiki
Tribun Jambi/Zulkifli
Sekdaprov Jambi, M Dianto. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jelang puasa Ramadan dan Idul Fitiri, Sekda Provinsi Jambi M Dianto berharap pemerintah pusat segera memperbaiki kerusakan ruas jalan Palembang-Jambi.

Bukan hanya untuk aktivitas arus mudik, kerusakan ruas jalan nasional itu mengakibatkan suplai barang-barang pokok yang dibawa dari daerah Sumatera Selatan dan Lampung maupun pulau jawa menjadi terganggu.

Hal itu, disampaikan Sekda usai membuka Rakor Stabilisasi Harga Bahan Pokok Jelang Puasa dan Idul Fitri, di Hotel BW Luxury, Senin siang (29/4).

"Tadi pada saat kita meninjau gudang perusahaan PD Abadi Makmur, ternyata kerusakan jalan Palembang Jambi menjadi keluhan mereka. Ada hambatan kerusakan jalan sehingga macet, sehingga angkutan bahan pokok dari wilayah Palembang ke Jambi menjadi lebih lama lebih dari 12 Jam," kata Sekda.

Untuk menindaki hal tersebut, dikatakan Dianto Pemprov Jambi melalui Gubernur akan menyurati Kementrian PUPR dalam rangka mengatasi hal tersebut jelang puasa dan lebaran.

Baca: 51 Orang Korban Banjir Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Dapat Bantuan Sandang Pangan

Baca: Pasca Pemilu, Banyak Caleg di Kerinci Ngadu ke Panwaslu Minta Pemilihan Suara Ulang

Baca: Jam Kerja ASN Kota Jambi Dikurangi Selama Ramadan, Ini Jadwalnya Terbarunya

Baca: PDI Perjuangan Berbagi Kursi Antara Incumbent dan Wajah Baru di DPRD Jambi

Baca: Ini Nama-nama Caleg di Muarojambi yang Diprediksi Duduk di DPRD Muarojambi

"Kita harap ada perbaikan, karena ini mempengaruhi tidak hanya untuk arus mudik, tapi juga mempengaruhi suplay bahan pokok mengahadapi bulan puasa dan idul fitri ini," sebutnya.

Disebutkan Sekda, beberapa bahan pokok di Jambi memang didatangkan dari luar Provinsi Jambi. Dia mencontohkan cabe merah, yang didatangkan dari Curup, Bengkulu, sebagian dari Sumatera Barat, dan dari Berebes Jawa Tengah yang paling bagus.

"Kalau suplay dari daerah tetangga itu lancar, Insyallah harga di pasaran bisa stabil," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved