BUMDes

Dianggap Adopsi Usaha Koperasi, Keberadaan BUMDes Ganggu Penghasilan Koperasi

Dianggap Adopsi Usaha Koperasi, Keberadaan BUMDes Ganggu Penghasilan Koperasi

Dianggap Adopsi Usaha Koperasi, Keberadaan BUMDes Ganggu Penghasilan Koperasi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Bidang Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Muarojambi, Azwan.

Dianggap Adopsi Usaha Koperasi, Keberadaan BUMDes Ganggu Penghasilan Koperasi

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pendapatan Koperasi di wilayah Kabupaten Muarojambi sedikit terganggu dengan berdirinya BUMDes di masing-masing desa.

Persoalan ini muncul lantaran jenis usaha yang digeluti BUMDes hampir sama dengan bidang yang diusahakan koperasi.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Muarojambi, Azwan.

Baca: Link Live Streaming Man United vs Chelsea di RCTI Malam Ini, Minggu 28 April

Baca: Deretan Orang Indonesia yang Terlibat Dalam Film Avengers: Endgame

Baca: Lubang Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sukabumi, Warga Dengar Suara Gemuruh dan Dentuman

Ia menyampaikan hal ini berdasarkan laporan-laporan dari beberapa koperasi.

"Itu memang benar, para pemilik koperasi beberapa kali menyampaikan ke Kita. Mereka terganggu karena usaha BUMDes mengadopsi usaha koperasi," ujarnya.

Jumlah koperasi yang terdaftar di Disperindag Kabupaten Muarojambi kata Azwan, sebanyak 374. Sebagian besar koperasi itu bergerak dalam usaha perkebunan berupa jual beli sawit.

Baca: Video Detik-detik 2 ABG Kepergok Mesum dan Dihukum Berguling di Alun-alun

Baca: Video Detik-detik Jembatan Ponton Hanyut di Empat Lawang Sumsel

Baca: Pemkot Jambi, Keluarkan Surat Edaran, H-3 Ramadhan, Hiburan Malam Harus Tutup

"BUMDes ini rata-rata mengelola usaha perkebunan. Dampaknya, penghasilan sebagian koperasi menjadi tidak bisa maksimal," sebutnya.

Hal berbeda dengan koperasi yang bergerak dalam bidang simpan pinjam dan koperasi konsumen. Karena menurutnya sampai dengan saat ini, bidang usaha tersebut belum di garap di BUMDes.

Baca: Nikita Mirzani Menangis Saat Lahirkan Anak Ketiganya, yang Mengazankan Malah Pria Ini

Baca: SAD di Provinsi Jambi, Masih Butuh Sekitar 1885 Rumah, Tahun Ini Dapat Bantuan 60 Unit

Baca: MISI Rahasia Pak Harto Bertemu Istri Cantik Bung Karno Akhirnya Bocor, Ibu Tien Marah Besar

"Tapi kita tidak tahu kalau ke depan, jika bidang usaha ini juga digarap BUMDes tentu akan timbul persaingan dengan bidang koperasi," ujarnya.

Dianggap Adopsi Usaha Koperasi, Keberadaan BUMDes Ganggu Penghasilan Koperasi (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved