Kelurahan Corner

Antisipasi Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Kelurahan Sulanjana Kota Jambi Bentuk Satgas Khusus

Maka dari itu pihaknya menganggarkan sebagian dana kelurahan untuk kegiatan pencegahan kebakaran.

Antisipasi Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk Kelurahan Sulanjana Kota Jambi Bentuk Satgas Khusus
TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
Tampak pelatihan yang dilakukan di kelurahan Sulanjana oleh petugas dinas damkar kepada para tim relawan 

Antisipasi Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk, Kelurahan Sulanjana Kota Jambi Bentuk Satgas Khusus, Relawan Masyarakat

TRIBUNJAMBI.COM - Sebagai kelurahan padat penduduk yang lokasinya tidak berjauhan dengan pasar jarak dari rumah ke rumah di Kelurahan Sulanjana Kecamatan Jambi Timur satu dengan yang lain sangat berdekatan.

Kelurahan Sulanjana membuat inovasi yang sedikit berbeda dengan kelurahan lainnya.

A Syukri Ahkam Lurah Sulanjana Kecamatan Jambi timur mengatakan bahwa dengan kondisi geografis kelurahan Sulanjana yang dekat dengan pasar merupakan satu diantara daerah yang rawan terjadinya kebakaran

Maka dari itu pihaknya menganggarkan sebagian dana kelurahan untuk kegiatan pencegahan kebakaran.

Diantaranya membeli APAR ukuran 25 kilogram sebanyak 5 unit, membentuk tim pemadam kebakaran dari kelurahan 27 orang, dan memberikan pelatihan kepada tim relawan.

"Untuk tim itu kita bentuk dari warga di Kelurahan Sulanjana, yang dibentuk tanpa menggunakan gaji, sehingga dana untuk tim relawan berasal dari Swadaya masyarakat," ujarnya.

Tampak pelatihan yang dilakukan di kelurahan Sulanjana oleh petugas Dinas Damkar Kota Jambi kepada para tim relawan
Tampak pelatihan yang dilakukan di kelurahan Sulanjana oleh petugas Dinas Damkar Kota Jambi kepada para tim relawan (TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA)

Sehingga dengan adanya APAR di kelurahan Sulanjana bisa sedikit memadamkan api jika bantuan dari damkar belum tiba.

Menurutnya 3 tabung akan diletakkan di RT yang sulit dijangkau menggunakan mobil damkar, dan 2 unit akan diletakkan di kantor kelurahan Sulanjana.

Menurutnya Tim relawan ini sudah diberi pelatihan oleh Dinas pemadam kebakaran.

Diantaranya bagaimana cara penggunaan APAR, penanganan kebakaran, dan lainnya.

Selain itu tim Relawan yang dibentuk juga dilatih tidak hanya saat terjadi kebakaran, melainkan sebagai tim yang membantu saat musibah datang, dan pasca musibah.

"Artinya ini Satgas khusus yang dibuat dari masyrakat penanganan bencana di masyarakat," ujarnya. (Tribunjambi.com/Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved