Terjerat Kasus Korupsi, Kepala Sekolah SMK Lukman Al Hakim Tungkal Dituntut 5 Tahun Penjara

Sumono terdakwa dugaan korupsi SMK Tanjab Barat dituntut penjara 5 tahun dikurangi masa tahanan.

Terjerat Kasus Korupsi, Kepala Sekolah SMK Lukman Al Hakim Tungkal Dituntut 5 Tahun Penjara
Tribunjambi/Jaka HB
Sidang perkara dugaan korupsi pembangunan unit sekolah SMK Lukman AL Hakim, Tanjab Barat. 

Kepala Sekolah SMK Lukman Al Hakim Kuala Tungkal dituntut 5 tahun penjara, setalah terjerat kasus dugaan korupsi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sumono terdakwa dugaan korupsi SMK Tanjab Barat dituntut penjara 5 tahun dikurangi masa tahanan. Selain itu Sumono juga dikenai denda Rp 200 juta dan subsider 2 bulan.

Selain denda Sumono juga dituntut mengembalikan uang kerugian negara sebanyak Rp 388.725.350. “Jika tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan maka akan dilakukan penyitaan terhadap harta benda atau diganti kurungan 2 bulan,” kata Hery Susanto selakku Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hery mengatakan dalam dakwaan yang menjadi enguat tututan bahwa terbukti beberapa bagian bangunan tidak sesuai spesifikasi dalam rancangan anggaran. Selain itu terkait alat-alat laboratorium juga tidak sesuai sehingga tidak bisa digunakan.

Dedi Muchti Nugroho selaku ketua majelis hakim mengatakan bahwa Sumono dapat berkonsultasi dahulu untuk kelanjutan dalam pembelaannya. Setelah Sumono berkonsultasi, dirinya menyatakan akan menyampaikan pembelaan.

“Pengadilan akan memberikan waktu 14 hari dari sekarang. Tanggal 8 Mei,” katanya.

Baca: Bupati Bungo Minta Pedagang Pasar Atas Pindah ke Pasar Modern, Paling Lambat 5 Mei 2019

Baca: Dapat 13 Ribu Suara, Rocky Candra Klaim Kunci Satu Kursi di DPRD Provinsi Jambi

Baca: BMKG Pantau 73 Titik Hotspot di Muarojambi, Petugas Lapangan Diminta Cek Lapangan

Baca: VIDEO: Sutopo Kecam Aksi Turis Asing Nekat Mendaki Gunung Agung Sampai Kawah

Baca: Pasca Pemilu, Disdukcapil Bungo Kembali Kerja Normal, Sabtu-Minggu Libur

Penasehat hukum meminta waktu tanggal 10 atau empat hari setelah puasa. Alasannya untuk menghormati dan menyambut puasa.

Dedi Muchti mengatakan walau pun masuk puasa tidak masalah. “Sidang akan tetap jalan,” katanya.

Sebelumnya diketahui Sumono selaku kepala sekolah SMK Lukman Al Hakim Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat diduga melaiukan korupsi pembangunan unit sekolah. Dugaan korupsi ini menyebabkan kerugian negara Rp 388.725.350.

Lantas Sumono dikenai pasal dalam UU RI Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved