24 TPS di Kota Jambi Lakukan Pemilu Susulan, Ini Catatan Wali Kota Jambi untuk KPU

Wali Kota Jambi meninjau beberapa TPS di Kelurahan Payo Selincah yang harus melakukan pencoblosan susulan, Kamis (18/4).

24 TPS di Kota Jambi Lakukan Pemilu Susulan, Ini Catatan Wali Kota Jambi untuk KPU
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi meninjau beberapa TPS di Kelurahan Payo Selincah yang harus melakukan pencoblosan susulan, Kamis (18/4). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Wali Kota Jambi Syarif Fasha bersama Wakil Wali Kota Jambi Maulana didampingi unsur forkopimda meninjau beberapa TPS di Kelurahan Payo Selincah yang harus melakukan pencoblosan susulan, Kamis (18/4).

Diantaranya, TPS 30, TPS 31 dan TPS 25. Pertama kali, Fasha menyambangi TPS 30 di RT 21 Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah. Meskipun harus susulan, namun warga tetap antusias untuk memilih. Diketahui dari panitia, jumlah mata pilih di TPS ini sebanyak 300.

Selanjutnya, Fasha menyambangi TPS 31 yang lokasinya tidak berjauhan dengan TPS 30. Di TPS ini diketahui bahwa jumlah DPT sebanyak 151. Saat berkunjung di TPS tersebut sudah banyak warga yang datang untuk mencoblos.

Kemudian, tim lalu berkunjung Ke TPS 25, dimana lokasi pencoblosan di lakukan di ruang sekolah dasar yang tidak terpakai. Dikatakan Fasha bahwa sebanyak 21 TPS di Selincah dan 3 TPS di Kecamatan Alam Barajo harus melakukan pencoblosan susulan dikarenakan terendam banjir.

Baca: Ini Bukti Kecurangan Pilpres yang Dimiliki Prabowo, Sudah Deklarasikan Diri Jadi Presiden 2019-2024

Baca: Usai Pemilu 2019, Bawaslu Sarolangun Tangani Puluhanan Kasus Pelanggaran

Baca: Laporan Hasil Pemilu 2019 di Jambi, Mulai TPS Kebanjiran Hingga Pembakaran Kotak Suara

Baca: Dua Rumah di Sungai Penuh Jebol Diterjang Longsor, BPBD Upayakan Bantuan

Baca: Ancol Beach Tungkal Tak Terurus, Warga Ungkapkan Kekecewaan pada Pemerintah Tanjab Barat

Fasha menegaskan ini bukan pemilihan ulang, namun pemilihan yang tertunda karena kotak suara bagian bawah rusak kena air hujan. KPU Kota Jambi memutuskan untuk melakukan pemilihan susulan hari ini Kamis (18/4).

Dia juga mengatakan, ke depan untuk antisipasinya harus meningkatkan mutu kotak suara. Menurutnya ini merupakan force majeure, bukan kesalahan pemkot dan panitia.

Sehingga kalau panitia sudah menyiapkan di beberapa tempat, namun ada angin kuat sehingga ada tendanya yang roboh maka harus dipindahkan TPS-nya.

"Kalau ini memang tendanya bocor, kotak suara basah dan rusak bagian bawah, mungkin mutu kotak suaranya harus ditingkatkan, kalau untuk antisipasi, kami sudah menyiapkan second place," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved