Tiga Desa di Batanghari Ini Rawan Kecurangan Pemilu 2019, Bawaslu Ingatkan Panwaslu untuk Fokus

Tiga desa di Kabupaten Batanghari ini berpotensi rawan kecurangan pada Pemilu 2019, Bawaslu Batanghari beberakan alasannya.

Tiga Desa di Batanghari Ini Rawan Kecurangan Pemilu 2019, Bawaslu Ingatkan Panwaslu untuk Fokus
Tribunjambi/Darwin
Bupati Tanjab Barat Safrial ikuti simulasi Pemilu 2019. 

Tiga desa di Kabupaten Batanghari ini berpotensi rawan kecurangan pada Pemilu 2019, Bawaslu Batanghari beberakan alasannya.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari menetapkan tiga desa di tiga kecamatan di Kabupaten Batanghari masuk kategori rawan pada Pemilu 2019.

Desa tersebut yakni Desa Bungku di Kecamatan Bajubang, Desa Batu Sawar Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Desa Kaos Kecamatan Pemayung.

Tiga desa ini diketahui memiliki jarak yang sangat jauh antar TPS. Seperti di Desa Bungku, antar TPS bisa memakan jarak hingga 20 km.

Ketua Bawaslu Batanghari, Indra Tritusian, mengatakan potensi rawan yang dimaksud adalah rawan akan kecurangan pada pemilu.

"Rawan ini bukan berarti potensi itu akan terjadi. Tapi potensi-potensi awal ini yang kami antisipasi dan fokus pada tiga daerah tersebut," kata Indra saat dikonfirmasi, Selasa (16/4).

Baca: Lelang Sekda Tanjab Barat Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca: Ketat, 20 Paskibraka Kota Jambi Masuk Seleksi Tingkat Nasional dan Provinsi, Maulana Tagetkan Ini

Baca: Korupsi Pengadaan Alkes Bungo, RJ Divonis Setahun Dua Bulan, Polres Bungo Masih Periksa RZ

Baca: Video Detik-detik Terbakarnya Masjid Al Aqsa Yerusalem Bersamaan dengan Katedral Notre Dame Paris

Selain itu, yang menjadi perhatian atau pengawasan oleh Bawaslu Batanghari yakni Daftar Pemilih Tetap tambahan (DPTb) yang datang dari luar Kabupaten Batanghari.

"Pemilih dari luar daerah ini takut, yang seharusnya mereka mendapatkan suara sesuai domisili mereka. Namun ketika memilih di Batanghari mereka mendapat lima surat yang harus dicoblos. Padahal mereka tidak dapat semuanya," papar Indra.

Indra menekankan kepada para Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk fokus pada indikator kerawanan tersebut.

"Bawaslu bisa lebih konsentrasi untuk mengawasi kecurangan pada pemilu ini. Karena masing-masing TPS sudah ada satu panwas," jelasnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved