Warga Bungo Jatuh dari Jembatan Gantung, Bupati Bungo Datangi Rumah Duka dan Kirimkan Doa

Seorang perempuan paruh baya yang jatuh dari jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Teluk Pandak dengan Dusun Embacang Gedang.

Warga Bungo Jatuh dari Jembatan Gantung, Bupati Bungo Datangi Rumah Duka dan Kirimkan Doa
Tribunjambi/Mareza
Bupati Bungo, Mashuri datang beserta rombongan melihat langsung kondisi tempat jatuhnya Zahra. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sekitar 20 kilometer dari Kota Muara Bungo, pada siang yang terik orang-orang berjejer di tepi Sungai Batang Tebo, Minggu (14/4/2019). Mereka menunggu kabar Zahra, perempuan paruh baya yang jatuh dari jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Teluk Pandak dengan Dusun Embacang Gedang. Sudah empat hari Zahra belum ditemukan sejak kejadian Jumat lalu.

Di tengah kerumunan itu Bupati Bungo, H Mashuri berbaur dengan warga sekitar. Bupati datang beserta rombongan meninjau langsung kondisi tempat jatuhnya Zahra.

Kedatangan H Mashuri disambut puluhan warga. Orang nomor satu di Kabupaten Bungo itu pun menyapa dan menyambut uluran tangan warga. Mashuri mendengarkan dengan saksama, cerita dari warga soal jatuhnya Zahra dari jembatan gantung.

H Mashuri juga melihat langsung kondisi jembatan gantung tersebut. Ia juga mengucapkan belasungkawa mendalam. Bupati Mashuri menyambangi rumah duka dan ikut memanjatkan doa.

Baca: VIDEO: Detik-detik Wanita Paruh Baya Jatuh dari Jembatan Gantung Sungai Batang Tebo Jambi

Baca: KPU Muarojambi Kerahkan 60 Truk Distribusikan Logistik Pemilu Besok, Tiga Kecamatan Ini Prioritas

Baca: Kandungan Merkuri di Danau Kerinci Melebihi Baku Mutu, DLH Jambi Jadwalkan Uji Ulang Triwulan III

Baca: 17 Ribu Surat Suara Sampai ke Merangin, KPU Merangin Langsung Sortir yang Rusak

Baca: Menang di PTUN Jambi, Nama Fuzi Yusuf Diminta Kembali Masuk DCT, KPU Merangin Akan Putuskan Besok

Zahra akhirnya ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa, mengapung dan tersangkut di batang kayu di tepi Sungai Batang Tebo. Kesedihan mendalam menyelimuti keluarganya, juga warga Dusun Teluk Pandak. Dan Bupati yang datang berusaha menguatkan keluarga.

Menjelang pulang, H Mashuri kembali menguatkan orang-orang yang ditinggalkan. Menurutnya, semua masyarakat di Kabupaten Bungo harus mendapatkan fasilitas yang layak, dan dia akan memperjuangkan itu semampunya.

Beserta rombongan, dia pulang. Pamit, bersalaman dengan sejumlah warga. Dari dalam mobil, tangannya melambai di balik kaca jendela, sambil melempar senyum pada warga Dusun Teluk Pandak yang juga berharap, dalam kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, H Safrudin Dwi Apriyanto, Kabupaten Bungo dapat menjadi Kabupaten yang maju dan sejahtera.

15042019_jembatan gantung
Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Teluk Pandak dengan Dusun Embacang Gedang, lokasi tempat jatuhnya Zahra.
Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved