VIDEO Asusila Viral Seorang Perempuan Kementerian Agama Beredar di Whatsapp

Video hubungan badan seorang perempuan yang diketahui sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan seorang pria

VIDEO Asusila Viral Seorang Perempuan Kementerian Agama Beredar di Whatsapp
ist
Ilustrasi Video Asusila beredar di Whatsapp 

VIDEO Asusila Viral, Seorang Perempuan Kementerian Agama Beredar di Whatsapp

TRIBUNJAMBI.COM - Video hubungan badan seorang perempuan yang diketahui sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan seorang pria beredar di WhatsApp (WA).

Belakangan diketahui, perempuan yang ada di video tersebut bertugas di Kanwil Kemenag Kabupaten Sleman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Sa'ban Nuroni saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya, seperti itu. Iya (yang perempuan) pegawai kami," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Sa'ban Nuroni saat ditemui, Senin (15/04/2019) Sa'ban mengatakan, kejadian tersebut sudah cukup lama. Seingatnya sekitar tahun 2018 lalu.

Baca: Akhirnya Ayu Ting ting Buka-bukaan Soal Hubungannya dengan Aktor Turki, Siapa Dia Sebenarnya?

Baca: LINK Live Streaming Liga Champions Barcelona vs Manchester United di Leg Kedua Pekan Ini

Menurutnya, pihak Kemenag telah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi terkait peristiwa tersebut.

Hasil dari klarifikasi yang dilakukan oleh Kemenag Kabupaten Sleman juga sudah dikirimkan ke Kemenag DIY.

"Seluruh hasil pemeriksaan sudah kita serahkan ke kanwil," urainya.

Sa'ban menyampaikan keprihatinanya terkait peristiwa yang melibatkan pegawainya tersebut.

Kemenag Kabupaten Sleman juga telah melakukan langkah-langkah pembinaan kepada yang bersangkutan.

Saat ini pihaknya masih menunggu keputusan.

Baca: Apel Pengamanan Pemilu 2019, Polres Tanjung Jabung Timur Siapkan 361 Pasukan

Baca: Akun Twitter Dahlan Iskan Diretas Hapus 2,2 Juta Followernya, Mahfud MD Ungkap Hal Ini

Sebab yang memutuskan sanksi kepada yang bersangkutan adalah dari pusat.

"Kita menunggu hasil dari pusat. (Yang bersangkutan) Masih bekerja, sambil menunggu keputusan sanksi yang diberikan," katanya.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved