Akun Twitter Dahlan Iskan Diretas Hapus 2,2 Juta Followernya, Mahfud MD Ungkap Hal Ini

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi atau MK, Mahfud MD menyoroti peretasan akun Twitter milik mantan Menteri.

Akun Twitter Dahlan Iskan Diretas Hapus 2,2 Juta Followernya, Mahfud MD Ungkap Hal Ini
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan usai menjalani pemeriksaan terkait penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) di Kejati Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/10/2016). Dalam pemeriksaan yang ke-4 kalinya itu, Dahlan Iskan mendapat 25 pertanyaan dan statusnya masih sebagai saksi. 

#UASDibayarPrabowo," tulis akun Twitter @saiddidu yang diretas itu.

Said Didu Klaim Akun Twitternya Diretas, Cuitan-cuitan Terbaru Mendiskreditkan Ustadz Abdul Somad (Kolase Twitter @saididu & @FerdinandHutah2)

Menanggapi cuitan tersebut, Ustaz Abdul Somad mengunggah beberapa foto tentang perbedaan pilihan dan fitnah.

Pada foto pertama, foto hitam putih Ustaz Abdul Somad sedang berdakwah dibubuhi caption dengan harapan tetap menjaga NKRI.

"Menjadi marah, hanya karena berbeda pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI, dengan kelapangan hati".

Di foto kedua, tampak foto hitam putih Ustaz Abdul Somad saat sedang berpelukan dengan Prabowo.

Dalam foto itu, Ustaz Abdul Somad mengungkapkan, di Pilpres 2019 ini memperlihatkan mana teman sejatinya.

"Pilpres tetap ada lima tahun sekali dari dulu hingga kini. Pilpres 2019 bagi UAS? Memperlihatkan mana teman sejati, mana kawan berbaju kawan selama ini".

Sementara foto terakhir dibubuhi dengan tagar atau hastag #SAVE_UAS.

"Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan.

Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar"

"Fitnah yang muncul pasca pertemuan dengan Prabowo, sudah dipersiapkan dengan matang sebelumnya".

Melalui unggahannya, Ustaz Abdul Somad berserah diri kepada Allah.

Baca: Belum Terdaftar di DPT? Tetap Bisa Nyoblos, dengan Syarat

Baca: Ciptakan Pemilu Damai, Aman, dan Sejuk, 313 Personil Kepolisian Polres Muarojambi Disiagakan

"Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan," tulisnya pada keterangan yang diunggah pada Minggu (14/4/2019).

Sementara itu, akun @saiddidu menjadi ramai diperbincangkan setelah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada Sabtu, (13/4/2019).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Mahfud MD melalui cuitan @mohmahfudmd pada Minggu (14/4/2019).

"Sy sdh tidur ketika jam 01.23 WIB td pg Said Didu kirim WA ke sy, memberitahu dan meminta sy ngumumkan bhw Akun Twitternya @saididu di-hack dan dikendalikan org lain. Stlh sy LHT akunnya memang benar berisi hal2 yg tak mungkin dicuitkan oleh Pak Said, yi, serangan brutal thd UAS," cuit @mohmahfudmd.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, akun Twitter @saiddidu saat ini masih bisa diakses.

Sebelumnya, melalui unggahan Twitter @AkunTofa yang kemudian diretweet oleh Ferdinand Hutahaean, Said Didu telah menyampaikan klarifikasi melalui sebuah video pernyataan.

Dalam video tersebut Said Didu menjelaskan bahwa akun Twitter @saiddidu kini tidak dikendalikan lagi oleh dirinya.

"Teman-teman semua sekitar dua jam lalu Twitter saya @saiddidu dihack dan saya tidak mengendalikan lagi. Terima kasih," ujar Said Didu dalam video yang beredar.

Baca: Konsep Pacar Settingan 45 Hari Vicky Prasetyo Puluhan Juta Rupiah, Bagaimana dengan Angel Lelga?

Baca: Promo Spesial Pemilu 2019 - 7 Gerai Kuliner ini, Tunjukan Jarimu Usai Mencoblos

Video tersebut juga dilengkapi dengan keterangan untuk mem-block dan report ke Twitter.

"Akun @saididu telah diambil alih oknum jahat yang takut KEOK. Segera block dan Report ke @Twitter ya. Hati2, para penjahat Perang Total mulai ganas!!!" tulis @AkunTofa.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved