Berita Tanjab timur

Dihantui Kerap Munculnya Buaya Rawa, BKSDA Imbau Warga Teluk Dawan Jambi Hati-hati Aktivitas Malam

Terkait keresahan warga Teluk Dawan dengan kemunculan Buaya di sekitaran kawasan pemukiman, BKSDA imbau masyarakat tetap waspada

Dihantui Kerap Munculnya Buaya Rawa, BKSDA Imbau Warga Teluk Dawan Jambi Hati-hati Aktivitas Malam
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Wilayah Teluk Dawan, Tanjab Timur 

Dihantui Kerap Munculnya Buaya Rawa, BKSDA Imbau Warga Teluk Dawan Jambi Hati-hati Aktivitas Malam

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait keresahan warga Teluk Dawan dengan kemunculan Buaya di sekitaran kawasan pemukiman, BKSDA imbau masyarakat tetap waspada.

Sebelumnya, Warga Kelurahan Teluk Dawan Tanjung Jabung Timur merasa resah, pasalnya sejak beberapa pekan terakhir masyarakat dihantui dengan kerap munculnya buaya rawa di sekitar pemukiman warga.

Seperti dikatakan Nurdin warga sekitar, sejatinya keberadaan buaya di antara pemukiman warga tersebut sudah terjadi sejak belasan bahkan puluhan tahun lalu.

Namun sejak beberapa tahun lalu buaya tersebut beringas warga menjadi semakin resah.

“Terlebih jika malam hari dan kondisi air pasang, tentu sangat mengkhawatirkan,” jelasnya.

Baca: Sebelumnya Tak Menunjukan Kemewahan, 6 Artis Cantik Ini Diam-diam Istri dari CEO Tampan & Kaya Raya

Baca: Aurel Sempat Bongkar Kejanggalan di Rumah Anang Hermansyah, Ashanty Ketakutan! Ngotot Pindah Rumah

Baca: Dikenal Tajir, Perangai Suami Incess Terbongkar Saat Mau Bayar Makanan, Boleh Dicicil 3 Kali?

Baca: Nikita Mirzani Sering Nyinyir Tentang Syahrini, Denny Darko Beri Peringatan, Ini Demi Anaknya

Senentara itu BKSDA Tanjung Jabung Timur, terkait hal tersebut pihaknya saat ini hanya dapat menghimbau masyarakat untuk waspada dan berhati hati.

Terlebih jika beraktivitas di malam hari karena dominannya buaya akan berburu mangsa pada malam hari.

“ Untuk saat ini kita meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati terutama di sungai atau pinggiran sungai, dan mengurangi aktivitas di sekitaran kawasan sungai sebelum ada tindak lanjut lebih efektif nanti,” ujar Kepala BKSDA Seksi III Tanjab Timur Faried, saat dikonfirmasi tribunjambi.com

Ilustrasi. Buaya tua
Ilustrasi. Buaya tua (pixabay.com)

Dikatakannya pula untuk langkah selanjutnya, pihaknya menunggu permohonan dari pihak masyarakat. Biasanya menunggu surat permohonan bantuan dari desa setempat. Namun setelah menerima pengajuan tersebut, kita juga memiliki kendala jika harus menangkap buaya  tersebut dan akan dibawa kemana.

“ Kita menyambut baik, jika pemerintah daerah ingin membangun penangkaran buaya. Setidaknya buaya di sungai tadi sebagian jumlahnya bisa dipisahkan penangkaran buaya sehingga sumber pakan mereka dapat mencukupi,” jelasnya.

Pada tahun sebelum nya ada Tiga ekor buaya yang telah diselamatkan dan dilepas liarkan di kawasan jauh dari pemukiman, diantaranya di kawasan air hitam laut. Pasca kasus buaya yang menyerang manusia tahun 2017 silam.

“ Hewan yang ditangkap tersebut dengan catatan sudah masuk kategori konflik, buaya yang masuk ke pemukiman warga dan menyerang ternak warga bahkan manusia,” pungkasnya.

Baca: Download Lagu MP3 Terpopuler 2019, Video Terbaru Lagu Pop Indonesia : Marion Jola, Seventeen, Sabyan

Baca: Tak Sengaja Patahkan Gelang Giok,Wanita Ini Langsung Pingsan saat Dengar Harganya, Pengunjung Kaget!

Baca: Hasil Lengkap! Kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2019, Marquez Pole Position, Valentino Rossi Kedua

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Minggu 14 April, Cancer Intim, Taurus Kecewa, Pisces Kok Protektif?

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved