Anak Jadi Pelaku Bullying, Orang Tua Harus Intropeksi Diri Bagaimana Pendidikan Anak di Rumah

Kasus bullying masih terus terjadi hingga saat ini. Adanya anggapan kewajaran menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan anak.

Anak Jadi Pelaku Bullying, Orang Tua Harus Intropeksi Diri Bagaimana Pendidikan Anak di Rumah
Tribunjambi/Aldino
Pendidikan dasar anak dimulai dari keluarga. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kasus bullying atau perundungan masih terus terjadi hingga saat ini. Adanya anggapan kewajaran menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan anak.

Bagaimanapun pola asuh dari keluarga menentukan masa depan anak.

dr. Atmita Mei Riatna berpendapat pendidikan dasar itu memang dimulai dari keluarga.

“Sejak dini anak diajarkan untuk sopan santun. Peran orang tua sangat penting mengajarkan sopan santun. Tugas ini bukan hanya dari ibu tapi juga ayah ibu yang memiliki kekompakan, menjadi partner dalam mengurus anak,” ungkapnya.

Jika seorang anak menjadi pelaku perundungan menurutnya yang perlu dilakukan adalah sebagai orang tua harus instropeksi bagaimana pengajaran orang tua terhadap anak.

“Instropeksi bagaimana kehidupan di keluarga. Apa yang membuat dia melakukan bullying terhadap orang lain. Kalau di keluarga didikan bagus, mudah-mudahan saat ia keluar akan menunjukan sikap bagus pula,” ujarnya.

Baca: Ini Sosok Lulu Laudza Duta Muslimah Jambi yang Super Sibuk dan Suka Bisnis Sejak SMA

Baca: Kasus Bullying Butuh Ketegasan, Begini Pendapat Lulu Laudza Duta Muslimah Jambi

Baca: VIDEO: Kedai Daun Bakung, Tempat Nyaman untuk Nongkrong dan Ngopi Semua Usia

Baca: Tak Hanya Pintar Meracik Minuman, Ini Keahlian yang Harus Dimiliki Seorang Bartender

Baca: Wali Kota Jambi Keluarkan Surat Edaran 17 April Libur Nasional, Kantor Pelayanan Diminta Tetap Buka

Ia menyampaikan dampak terparah dari korban perundungan bisa melakukan bunuh diri akibat depresi. Saat seperti ini peran orang tua sangat penting. Jangan hanya memposisikan sebagai orang tua tapi adakalanya memposisikan diri sebagai sahabat anak.

“Sesekali orang tua juga perlu berperan sebagai sahabatnya yang mendengar keluh kesahnya. Sesuaikan juga pendidikan sesuai usianya karena beda usia beda kebutuhan dan pemahaman,” jelasnya.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved