Kabupaten Muara Bungo

Selama Libur, Sekolah di Bungo Diminta Waspada Banjir

Selama Libur, Disdik Minta Sekolah di Bungo Waspadai Banjir, karena cuaca yang masih tidak menentu

Selama Libur, Sekolah di Bungo Diminta Waspada Banjir
KOMPAS.com/ Aji YK Putra
Ilustrasi 

Selama Liburan, Sekolah di Bungo Diminta Waspadai Banjir

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Menjelang libur sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bungo mewanti-wanti adanya kemungkinan banjir di sekolah-sekolah.

Hal itu dikarenakan libur sekolah yang tak lama lagi dan masih memasuki musim penghujan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Bungo, Nasrun mengimbau kepada semua pihak sekolah agar selalu waspada. Sebab, dalam keadaan libur, biasanya sekolah seringkali ditinggal kosong.

Baca: Hari Kedua Distribusi Logistik Pemilu di Bungo, KPU Bungo Sudah Kirim Logistik ke 7 Kecamatan

Baca: PRIA Ini Palsukan Kematian Ibunya, Demi Memperoleh Uang Asuransi Rp 38 Miliar

Baca: Jelang Berakhir Masa Kampanye Terbuka, Calon DPD Asal Sarolangun Ini Tetap Keliling Sosialisasi

"Kami menyampaikan dan menyurati secara resmi untuk mewaspadai banjir. Aset sekolah yang berpotensi terendam banjir agar bisa diletak ke tempat yang lebih tinggi, sehingga tidak terjangkau banjir," ucapnya.

Nasrun menyampaikan, yang paling rawan terhadap banjir adalah sekolah yang berada di wilayah rendah, seperti di Kelurahan Jaya Setia. Untuk itu dia meminta agar pihak sekolah tetap memantau kondisi sekolah, mengingat kemungkinan banjir bisa saja terjadi.

Baca: Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif

Baca: Gugatan Caleg Sarolangun yang Dicoret, Dikabulkan PTUN, Putusannya 4 Caleg ini Masuk Lagi ke DCT

Selain itu, dalam suasana libur, Nasrun berpesan para siswa tetap harus belajar di rumah masing-masing.

"Kami berpesan, aktivitas belajar tetap dilakukan. Kami imbau kepada orangtua murid. Jangan sampai karena libur ini anak hiruk-pikuk hanya bermain saja. Kita meminta orangtua agar anak tetap melaksanakan kegiatan yang positif," jelasnya.

Sementara itu, untuk libur sekolah diberikan batas waktu. Pihaknya juga memberikan surat edaran dari Kepala Disdik. Tujuannya, agar ketika hari pertama masuk sekolah, tidak ada guru atau tenaga pendidik yang menambah libur, kecuali ada izin sakit.

"Jika ada yg melanggar, akan kami beri teguran secara tertulis. Jika yang bersangkutan tidak mengindahkan, maka akan kita beri sanksi. Jadi, kami harap tidak ada yang berani menambah libur," tuturnya.

Sekolah di Bungo Diminta Waspada Banjir  (Mareza Sutan A J/ Tribun Jambi)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved