16 Hari Penelitian Situs Candi Muarojambi, Arkeolog Temukan Mangkok Air Suci dan Barang Mirip Obeng

Penelitian dengan tema fungsi struktur bata menapo ujung tanjung II situs kawasan Candi Muarojambi, tim arkeolog menemukan barang-barang kuno.

16 Hari Penelitian Situs Candi Muarojambi, Arkeolog Temukan Mangkok Air Suci dan Barang Mirip Obeng
Tribunjambi/Samsul Bahri
Tim arkeolog melakukan pemnggalian di komplek Candi Muarojambi dan menemukan beberapa benda kuno. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Penelitian dengan tema fungsi struktur bata menapo ujung tanjung II situs kawasan Candi Muarojambi, tim arkeolog menemukan dua mangkok keramik.

Barang tersebut ditemukan dalam penelitian yang dilakukan oleh tim penelitian arkeologi pada selama 16 hari lalu tepatnya tanggal 26 Maret 2019 hingga 10 April 2019.

Hal ini disampaikan oleh Retno Purwanto, selaku ketua tim penelitian arkeolog dengan tema fungsi struktur bata menapo ujung tanjung II situs kawasan Candi Muarojambi.

Selain itu, ada juga ditemukan satu botol berukuran kecil, yang disebut oleh Retno berupa bulih-bulih.

"Keramik yang utuh yang kami temukan itu dua mangkok terus satu bulih-bulih. Bulih-bulih itu seperti botol kecil. Kalo bulih-bulih itu kalo tidak untuk wadah obat, itu wadah wangi-wangian," jelasnya.

Baca: Bangunan Baru Ditemukan di Komplek Candi Kedaton Muarojambi, Tim Arkeolog Masih Lakukan Penelitian

Baca: Hindari Fitnah, Fasha Minta Stop Pemberian Pelajaran Tambahan di Sekolah

Baca: Kabar Gembira, Wali Kota Jambi Syarif Fasha Janjikan Tahun Depan Gaji Satpol PP Naik

Baca: HUT Satpol PP, Kabag Humas Dapat Pin Kehormatan dan Pembaretan

Baca: Kasus Korupsi Dana Bimtek DPRD Kota Jambi, Terdakwa Nur Ikhwan Bantah Soal Temuan Uang Rp 3 Miliar

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa untuk mangkok sendiri itu ada dua kemungkinan kegunaannya di masa lampau. Dikatakan oleh Retno bisa digunakan sebagai tempat untuk makan atau sebagai wadah air suci.

"Kalo mangkok bisa untuk makan, bisa juga untuk wadah upacara, kalo biksu itu kan biasanya kalo sembahyang atau penyucian arca di mangkok itu sebagai wadah air suci yang kemudian dipercikkan," sebutnya.

Dalam penelitian yang kedua ini, pihaknya juga menemukan barang yang sama saat penelitian 2018 silam. Sebuah benda logam seperti obeng.

"Tahun kemarin ketemu logam juga yang bentuknya pahat yang lebih panjang. Yang sekarang itu kita ketemu logam juga yang bentuknya pahat sama kayak lancipan gitu, kayak obeng dua sisi itu, sisi kanan itu gepeng, sisi kiri itu runcing," ungkapnya.

Barang-barang kuno itu ditemukan ketika tim arkeologi melakukan penggalian sedalam dua meter. Kata Retno,  tim juga menemukan jalur tambahan dari penelitian tahun sebelumnya.

"Diawal kita temukan ada 4 jalur kemudian sekarang total kita temukan 14 jalur."

"Sementara itu, untuk lapisan bata itu jiga bervariasi, ada dua lapis bata. Paling banyak itu ada 11 lapis bata. Dan di bawah ada bata lagi, yang susunannya berbeda," ucapnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved