Berita Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Keganasan Buaya Muara, di Teluk Dawan, Tanjab Timur, 10 Tahun Terakhir Sudah Makan 5 Korban

Keganasan Buaya Muara, di Teluk Dawan, Tanjab Timur, 10 Tahun Terakhir Sudah Makan 5 Korban

Keganasan Buaya Muara, di Teluk Dawan, Tanjab Timur, 10 Tahun Terakhir Sudah Makan 5 Korban
tribunjambi/Abdullah Usman
Pemukiman warga yang berdekatan dengan Sungai di Teluk Dawan, Tanjab Timur 

Keganasan Buaya Muara, di Teluk Dawan, Tanjab Timur, 10 Tahun Terakhir Sudah Makan 5 Korban

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pasca heboh penampakkan buaya bertarung di kawasan Sungai di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dalam 10 tahun terakhir ini, terdapat lima korban jiwa akibat serangan hewan buas tersebut.

Sebelumnya, sempat heboh di media sosial terkait penampakan hewan buas jenis buaya Muara, yang sedang bertarung di kawasan Sungai Teluk Dawan, yang merupakan kawasan habitat buaya dan sekaligus pemukiman warga.

Baca: PENAMPAKAN Buaya Muncul Dari Sungai, Nyaris Masuk Rumah Warga, di Duga dari Tanjung Jabung Timur.

Baca: Kesal Kudanya Dimangsa, Nenek Ini Berburu dan Tangkap Buaya Sepanjang 3,6 Meter & Ingin Memasaknya

Baca: Asik Mancing, Pria di Riau Ini Dikejar Buaya Hingga ke Darat, Nasib Buaya pun Berujung Tragis

Pantauan Tribunjambi.com dilokasi, tampak jelas posisi sungai dengan rumah penduduk begitu dekat dan berdampingan. Hanya dipisahkan oleh jalan setapak yang menjadi penghubung masyarakat sekitar.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, untuk satwa liar jenis buaya tersebut di Teluk Dawan bukan hal aneh dan baru. Namun, untuk kejadian kemarin memang sedikit menyedot perhatian warga. Sebab, hewan yang dikenal dengan gigi dan rahang kuat tersebut sedang bertarung.

"Kalau cuma nongol, ngambang itu biasa. Tapi untuk berkelahi seperti kemarin itu jarang,” sebut Nurdin, warga Warga RT 5.

Pemukiman warga di Teluk Dawan
Pemukiman warga di Teluk Dawan (tribunjambi/Abdullah Usman)

Menurutnya, keberadaan buaya tersebut dapat dijumpai disepanjangan sungai yang berada dari RT 2 hingga RT5, dimana keberadaan buaya sudah ada sejak lama. Namun intensnya mereka menampakan diri ke perairan pada beberapa tahun terakhir bahkan menyerang warga.

"Kebanyakan kalau muncul di waktu sore hingga tengah malam. Selain mengambang, juga kerap menampakkan diri di pinggiran sungai,” bilang warga

Namun beberapa hari lalu, buaya tersebut menampakan diri dengan berkelahi. Diduga adanya pertemuan dua kelompok buaya yang berbeda.

Baca: Unik, Penyerahan SK CPNS Direncanakan Dilakukan di TPA Talang Gulo

Baca: BELUM Pernah Latihan Terjun Payung, Danjen Kopassus Ini Nekat Lompat saat Operasi Udara Tumpas PRRI

Baca: Unik, Penyerahan SK CPNS Direncanakan Dilakukan di TPA Talang Gulo

"Kalau ukuran beragam hingga ukuran terbesar lebih kurang mencapai 8 meter lebih, dengan bobot mencapai tonan, dengan ukuran mencapai ukuran sebesar pompong (motor air/ketek),” tuturnya.

Dengan keadaan tersebut, masyarakat lebih berhati hati lagi dalam beraktifitas terlebih jika malam hari, ditambah saat air sungai naik. Karena jika kondisi air naik buaya tersebut kerap menggapai pinggiran dan membahayakan masyarakat.

Keganasan Buaya Muara, di Teluk Dawan, Tanjab Timur, 10 Tahun Terakhir Sudah Makan 5 Korban (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved