Ari Wibowo Terancam 5 Tahun Penjara, Gara-gara Gasak Dua Kotak Amal di Masjid Kota Jambi

Reskrim Polsek Jelutung berhasil mengamankan pelaku pencurian kota amal masjid di Kota Jambi.

Ari Wibowo Terancam 5 Tahun Penjara, Gara-gara Gasak Dua Kotak Amal di Masjid Kota Jambi
Tribunjambi/Fadly
Ari Wibowo (23) warga Jalan Harmoni Rt 30, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi pelaku pencurian kotak amal diamankan Polsek Jelutung. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Reskrim Polsek Jelutung berhasil mengamankan pelaku pencurian kota amal masjid di Kota Jambi.

Pelaku yakni Ari Wibowo (23) warga Jalan Harmoni Rt 30, Kelurahan Wijaya Pura Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Kapolsek Jelutung AKP Johan C Silaen menyampaikan, bahwa pelaku melakukan aksi pencurian kotak wakaf pada hari Sabtu (30/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di dua lokasi.

"Pelaku beraksi sendirian, pertama pelaku beraksi mencuri kotak wakaf di Masjid Darussalam Rt 12 Perumnas Kota Baru, setelah itu pelaku melanjutkan aksinya di Mushola Darussalam Rt 16 yang tidak jauh dari lokasi pertama" ujarnya, Rabu (10/4).

Lebih lanjut AKP Johan mengatakan, setelah berhasil membobol kotak wakaf Masjid dan Mushola menggunakan obeng, pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 1,4 juta.

Baca: Kesadaran Bayar Pajak Kurang, Bakeuda Batanghari Pesimis Realisasi Pajak PBB 2019 Capai Target

Baca: Carry Hantam Truk dari Belakang, Begini Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan 2 Orang di Jalinsum

Baca: Update Terbaru Penganiayaan Audrey, Hotman Paris Sebut Peran Pejabat dari Keluarga Diduga Pelaku

Baca: Bio Expo 2019 di Universitas Jambi Tampilkan Berbagai Produk Kreativitas Mahasiswa Biologi

Baca: Link Live Streaming Samsung A Galaxy Event, BLACKPINK Malam Ini Tampil di Rilis 3 HP Terbaru Samsung

"Di Masjid Darussalam pelaku membuka kotak wakaf yang berada di luar Masjid menggunakan obeng di sana pelaku mendapatkan uang Rp 300 ribu. Sedangkan di Mushola Darussalam pelaku mengangkat kotak wakaf yang berada di dalam Mushola ke luar dan langsung dibongkar dengan obeng di sana uangnya berjumlah Rp 1,1 juta," jelasnya.

Sementara itu dari pengakuan pelaku Ari Wibowo bahwa uang hasil dari pencurian kotak wakaf Masjid dan Musala tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk bermain game di warnet.

"Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari bang, dan sisanya saya gunakan untuk bermain game di warnet bang," ucap Ari.

Pelaku di amankan Unit Reskrim Polsek Jelutung saat sedang bermain game di warnet Fusion yang terletak di kawasan Pall V Kecamatan Kota Baru Jambi.

Atas perbuatannya pelaku di kenakan pasal 363 KUHPidan dengan ancaman Hukuman di atas 5 tahun penjara.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved