Berita Kabupaten Tanjab Barat

Kemenperin Lirik Pengembangan IKM Kelapa Terpadu di Tanjab Barat, Bupati: Pemasaran jadi Kendala

Kemenperin Lirik Pengembangan IKM Kelapa Terpadu di Tanjab Barat, Bupati: Pemasaran jadi Kendala

Kemenperin Lirik Pengembangan IKM Kelapa Terpadu di Tanjab Barat, Bupati: Pemasaran jadi Kendala
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Bupati Tanjab Barat Ir Safrial melihat hasil produk IKM 

Kemenperin Lirik Pengembangan IKM Kelapa Terpadu di Tanjab Barat, Bupati: Pemasaran jadi Kendala

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Petani kelapa di Kabupaten Tanjab Barat, mulai mendapat perhatian dari Kementrian Perindustrian (Kemenperin) RI.

Melalui Direktorat Jendral Industri Kecil, menengah dan aneka, Kemenperin akan mengembangkan keberadaan Industri Kecil dan menengah (IKM) kelapa.

Kegiatan yang dilakukan berupa bimbingan teknis produksi dan bantuan fasilitas mesin serta peralatan.

Baca: Harga Kelapa Anjlok, Balitbangda Tanjab Timur Usulkan 11 Ribu Ha Kebun Kelapa Dalam Direplanting

Baca: Bupati Tanjabtim Teken MoU Kerjasama dengan Inhil dan Lingga Terkait Pengembangan Kelapa Dalam

Baca: Pemuda di Kerinci Ini Sengaja Rekam Perbuatan Cabulnya dengan Pacar, Jadi Senjata buat Ngancam

Direktur IKM Logam, Mesin Elektronika dan Alat Angkat Kemenperin, Endang Suwartini mengatakan, kegiatan pengembangan IKM kelapa terpadu di kabupaten terdiri dari tiga jenis kegiatan utama.

Kegiatannya terdiri dari pengembangan produk pangan berbasis kelapa, pengembangan IKM arang tempurung, dan peningkatan kemampuan IKM permesinan teknologi tepat guna (TTG) pendukung pengolahan kelapa.

"Kegiatan pengembangan IKM kelapa terpadu di Kabupaten Tanjab Barat ini dilakukan guna meningkatkan nilai tambah komoditi kelapa melalui diversifikasi produk olahan kelapa maupun pengolahan produk sampingannya," ujarnya Senin (8/4) di aula Kantor Bupati Tanjab Barat.

Dikatakan Endang, kegiatan pengembangan produk pangan dilakukan melalui bimbingan teknis pengembangan ini dilakukan pada 25 orang industri kecil. Pihak kementrian juga akan memberikan peralatan IKM pengolahan minyak kelapa, seperti mesin parut dan mesin peras santan.

Sementara untuk pengembangan IKM arang tempurung dilakukan pada 20 orang industri kecil. Termasuk juga pemberian alat, berupa mesin pembakar tempurung kelapa. Sedangkan untuk peningkatan IKM permesinan teknologi tepat guna terdiri dari pemberian alat bendung plat, bendung pipa, potong plat, rahim dan genset.

Baca: Aksi Sertu Dwi Andi, Anggota Kopassus yang Buat Kandang Menjangan Heboh Karna Ilmu Merpati Putihnya

Baca: VIDEO: Viral! Bungkus Mie Instan Berusia 19 tahun yang Ditemukan di Pantai Sendangbiru Malang

Baca: Seorang Pemuda Tega Pukul Kepala Ibu Kandung Hingga Meninggal Dunia, Ngaku Pukul Ular

Endang juga menjelaskan, kabupaten Tanjab Barat adalah penyuplai kelapa yang cukup tinggi. Data BPS tahun 2017, jumlah kebun kelapanya terluas se-provinsi Jambi, yaitu mencapai 58.521 hektar. Sedangkan Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, diatas Filipina, India, Srilanka dan Brazil.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved