Info Terkini Pemkot Jambi

Momentum Isra Miraj, Maulana Ajak Masyarakat Bangun Akhlak Dimulai dari Masjid

Peringatan Isra Miraj di masjid bersejarah di Kota Jambi itu, menghadirkan penceramah Al Habib Bagir Al Habsy dari Jakarta.

Momentum Isra Miraj, Maulana Ajak Masyarakat Bangun Akhlak Dimulai dari Masjid
Istimewa
Wawako Jambi Maulana saat peringatan Isra Miraj di masjid bersejarah di Kota Jambi. 

TRIBUNAJMBI.COM, JAMBI - Tepat pada malam 27 Rajab 1440 H/2019 Masehi, Pemerintah Kota Jambi memperingati hari penting bagi umat muslim, yaitu Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Momentum tonggak sejarah turunnya wahyu Allah kepada Rasulullah tentang perintah salat bagi umat muslim itu, diperingati dengan penuh khidmat oleh jajaran Pemkot Jambi beserta masyarakat.

Acara bertempat di Masjid Raya Magat Sari, Pasar Jambi (2/4/2019).

Peringatan Isra Miraj di masjid bersejarah di Kota Jambi itu, menghadirkan penceramah Al Habib Bagir Al Habsy dari Jakarta.

Selain dihadiri masyarakat dari berbagai masjid dan majelis taklim dalam Kota Jambi, turut hadir pula pada peringatan Isra Mi’raj tersebut, Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Ahmad Haydar, MM, unsur Forkompimda, Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD lingkup Pemkot Jambi, Camat, Lurah dan Ketua RT se-Kecamatan Pasar Jambi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Dokter Maulana menyampaikan apresiasinya, terhadap semangat yang ditunjukkan masyarakat Kota Jambi dalam memperingati peristiwa bersejarah bagi umat Islam tersebut.

Peringatan Isra Miraj di masjid bersejarah di Kota Jambi itu, menghadirkan penceramah Al Habib Bagir Al Habsy dari Jakarta.
Peringatan Isra Miraj di masjid bersejarah di Kota Jambi itu, menghadirkan penceramah Al Habib Bagir Al Habsy dari Jakarta. (Istimewa)

"Atas nama Pemkot Jambi, kami sangat mengapreasi kegiatan syiar agama yang begitu luar biasa dilaksanakan dengan penuh semangat dan suka cita ditengah masyarakat. Pada malam ini, hampir disetiap masjid masyarakat seolah berlomba mengadakan peringatan Isra Miraj. Ini menandakan masyarakat begitu meresapi makna yang terkandung dibalik peringatan Isra Miraj dan keimanan yang begitu tinggi," ungkap Maulana.

Lebih lanjut Maulana juga memaparkan bahwa, pembangunan akhlak, menempati prioritas utama di Kota Jambi, dibawah duet kepemimpinan dirinya bersama Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha.

"Makna dan semangat yang terkandung dalam kisah perjalanan Rasulullah dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan selanjutnya ke Sidaratul muntaha, juga kami cantumkan secara eksplisit dalam visi misi kami. Kami ingin bangun Kota Jambi dari berbagai aspek, infrastruktur, pendidikan, perdagangan, lingkungan hidup, dan lainnya menuju kota metropolitan. Namun kita menyadari bahwa pembangunan fisik saja tidak cukup. Kita juga harus imbangi dengan membangun akhlak sebagai budaya masyarakat. Mari bangun akhlak dan karakter agama apapun dimulai dari tempat ibadah. Bagi umat Islam, kita mulai dari masjid. Kami menghimbau seluruh umat muslim untuk mencintai masjid mulai dari anak-anak, hingga dewasa. InsyaAllah, walaupun kota ini berkembang dengan hiruk-pikuknya menjadi metropolitan, akhlak generasi muda kita akan tetap terjaga," ujar Wawako Maulana.

Tambah dirinya, Pemkot Jambi sudah menginisiasi membuat edaran untuk mendirikan shalat berjamaah diawal waktu, dimulai dari lingkungam ASN Pemkot Jambi. Dirinya berharap, melalui shalat, dapat mencegah perbuatan keji dan munkar.

Sementara itu, penceramah Habib Bagir Al Habsy dalam tausiahnya banyak mengupas hikmah Isra Miraj, dikaitkan dengan konteks pemilihan umum yang dalam waktu dekat akan berlangsung di Indonesia.

"Kunci kemenangan umat islam adalah ada dalam shalat, karena shalat lebih baik daripada dunia beserta isinya. Percayalah, kunci keberkahan adalah ketakwaan pada Allah. Jika kita menginginkan pemimpin yang baik, kuncinya ada pada diri kita sendiri, ada pada shalat kita. Bagaimana kita bisa memiliki pemimpin yang baik jika shalat kita belum baik. Jika ingin pemimpin terbaik, maka dirikanlah shalat dengan baik," ajaknya.

Acara perayaan Isra Miraj di Masjid Raya Magat Sari diakhiri dengan tradisi santap malam bersama seluruh jamaah. Sudah menjadi tradisi Masjid Raya Magat Sari bersantap bersama di nampan, dengan menu andalan adalah nasi minyak dan kari. Tradisi itu bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan dan makin memperkuat ukhuwah islamiyah antar sesama umat muslim, antara pemimpin dan pemerintah, bersama masyarakatnya. (adv)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved