KKI WARSI Dorong Pemahaman Manfaat PHBM untuk Selamatkan Hutan dan Instrumen Pembangunan

Salah satu faktor penting dalam mempertahankan hutan yang masih tersisa dan pengelolaan hutan adalah pelimpahan kendali pada masyarakat.

KKI WARSI Dorong Pemahaman Manfaat PHBM untuk Selamatkan Hutan dan Instrumen Pembangunan
Tribunjambi/Nurlailis
KKI WARSI bersama beberapa stakeholder mengadakan Workshop dengan tema Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) Sebagai Instrumen Pembangunan: Pengalaman Fasilitasi Masyarakat di Dalam dan Sekitar Hutan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Salah satu faktor penting dalam mempertahankan hutan yang masih tersisa dan pengelolaan hutan yang sudah berjalan adalah pelimpahan kendali atas sumber daya alam kepada masyarakat.

Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM), yang mendapat apresiasi dari pemerintah dengan meluncurkan program perhutanan sosial, menjadi upaya penting untuk menyelamatkan hutan.

KKI WARSI bersama beberapa stakeholder mengadakan Workshop dengan tema Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) Sebagai Instrumen Pembangunan: Pengalaman Fasilitasi Masyarakat di Dalam dan Sekitar Hutan.

Workshop ini bertujuan agar para pihak bisa mendapatkan informasi terkait PHBM yang dapat menjadi salah satu basis untuk pengambilan kebijakan desa–desa di dalam dan sekitar hutan, serta mendorong para pihak terkait dapat berkontribusi positif untuk mendukung masyarakat mendapatkan manfaat setelah mendapatkan legalitas pengelolaan hutan. Workshop ini diikuti oleh SKPD terkait, kementrian LHK, KPH-KPH yang terlibat, serta masyarakat yang terkait.

Baca: Akui Miliki Bukti, Kapolres Sarolangun Minta Pelaku Pembakaran Camp PT Samhutani Serahkan Diri

Baca: Gara-gara Tak Sampaikan Laporan Pencairan, TPP untuk Ribuan Guru di Batanghari Tertahan

Baca: Angka Kecelakaan di Tanjab Timur Meningkat, Banyak Remaja Meninggal di Dua Daerah Rawan Ini

Baca: Hore Rp 5 Miliar, TPP Guru dan Pegawai Dinas Pendidikan Batanghari Cair Minggu Depan

Baca: Program Rahn Tasjily Tanah dari Pegadaian Bisa Jadi Solusi Modal untuk Pengusaha Mikro

Menurut Staf Ahli Kementerian LHK, Apik Karyana, mengatakan bahwa sebelumnya pemanfaatan serta pengelolaan hutan di Indonesia sebanyak 33 juta hektare dikelola oleh pihak swasta seperti perusahaan dan badan usaha lainnya. Sedangkan luas lahan yang dimiliki oleh masyarakat hanya sekitar 800 ribu hektare.

"Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat hanya mengelola lahan hanya kurang dari 5% dari total lahan hutan yang memiliki hak kelola. Melalui skema perhutanan sosial dibuka peluang untuk masyarakat sebanyak 12,7 juta hektare agar perbandingan luas lahan yang dimiliki oleh perusahaan dengan masyarakat dapat berkurang," ungkapnya.

KKI WARSI berusaha memfasilitasi masyarakat untuk PHBM yang saat ini mencakup 5 provinsi yaitu Jambi, Bengkulu, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur dengan luas areal perhutanan sosial seluas 168 ribu hektare hingga tahun 2019 ini.

Secara umum PHBM telah memberi dampak yang bermanfaat bagi masyarakat mulai pengakuan dan akses ke dalam kawasan hutan, hubungan sosial masyarakat dan berbagai pihak baik verikal maupun horizontal, penanganan konflik kehutanan, peningkatan ekonomi, kelestarian ekologi, reduksi emisi karena mampu menekan emisi/deforetasi hingga nol (zero emission/deforestation), minim kebakaran hutan yang berkontribusi terhadap capaian NDC Indonesia.

Selain itu ada beberapa tantangan yang akan dihadapi PHBM ke depannya. Misalnya saja hutan sosial di areal gambut, Peta Indikatif Lahan Hutan Adat, Kelompok Kerja (Pokja) percepatan hutan adat, integrasi antar sektor/antar bidang terkait dengan perhutanan sosial, penandaan batas persil, hingga harmonisasi Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) dan Rencana Kerja Umum (RKU).

Menanggapi hal tersebut, Apik mengatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan regulasi yang tepat untuk pemanfaatan hutan gambut. “Hutan Gambut memiliki kerawanan yang sangat tinggi sehingga dalam pemanfaatan serta pengelolaannya pun harus didasari dengan kehati-hatian” ujarnya.

Baca: Viral VIDEO Keluarga Prabowo Pilih Capres Nomor Urut 01, Ternyata Begini Fakta Sebenenarnya

Baca: Hasil Sementara Malaysia Open 2019 - 4 Wakil Indonesia Dipastikan Melaju ke Babak Perempatfinal

Baca: RAKERKESDA 2019 Kontribusi Besar untuk Jambi TUNTAS 2021

Baca: Perjuangkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Raden Mattaher, Pemkot Jambi Laksanakan Seminar Nasional

Halaman
12
Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved