Angka Kecelakaan di Tanjab Timur Meningkat, Banyak Remaja Meninggal di Dua Daerah Rawan Ini

Dua tahun terakhir, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas di Tanjab Timur.

Angka Kecelakaan di Tanjab Timur Meningkat, Banyak Remaja Meninggal di Dua Daerah Rawan Ini
TRIBUNJAMBI/DEDY NURDIN
Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan H Agus Salim, pengendara sepeda motor tertabrak oleh pengendara mobil Kijang Innova Nopol D 1055 H, Kamis (19/2/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dua tahun terakhir, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas di Tanjab Timur.

Kanit Laka Polres Tanjab Timur Bripka Slamet Marsudi, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menjelaskan, berdasarkan data kecelakaan lalu lintas Polres Tanjab Timur, selama dua tahun terakhir terlihat terjadi  peningkatan kasus.

“Pada tahun 2017 lalu terdapat 25 kasus laka lantas dan tahun 2018 ada 38 kasus,” ujarnya kepada Tribunjambi.com.

Pada 2017, tercatat 9 korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, dan jumlah tersebut meningkat drastis pada 2018 menjadi 17 orang.

Sedangkan untuk 2019 hingga April tercatat ada 8 kasus kecelakaan, jumlah tersebut menurun dibandingkan kasus pada tahun sebelumnya di bulan yang sama.

“Kecelakaan tersebut didominasi kendaraan roda dua dengan korban meninggal didominasi kalangan usia milenial,” jelasnya.

Baca: Hore Rp 5 Miliar, TPP Guru dan Pegawai Dinas Pendidikan Batanghari Cair Minggu Depan

Baca: Gara-gara Tak Sampaikan Laporan Pencairan, TPP untuk Ribuan Guru di Batanghari Tertahan

Baca: Bupati Masnah Busro Sampaikan LKPJ 2018 di DPRD Muarojambi, Berhasil Pertahankan Predikat WTP

Baca: Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy A20 dan Galaxy A10, Bisa Dibeli di Online 5 April

Dari kejadian tersebut, pihaknya memiliki data beberapa daerah yang masuk kategori rawan laka di Tanjab Timur. Dari 11 kecamatan angka kecelakaan paling tinggi terjadi di Kecamatan Mendahara Ulu tepatnya di Simpang Tuan dan Kecamatan Rantau Rasau jalur Sabak Rantau Rasau.

Jalan di Simpang Tuan merupakan jalur lintas Jambi-Tungkal. Sementara itu di Ranatau Rasau sendiri lebih dikarekan kondisi geografis dan kondisi jalan yang kurang baik.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved