Akui Miliki Bukti, Kapolres Sarolangun Minta Pelaku Pembakaran Camp PT Samhutani Serahkan Diri

Pembakaran camp milik PT. Samhutani oleh warga Desa Ladang Panjang dan Gunung Kembang di Sarolangun saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian

Akui Miliki Bukti, Kapolres Sarolangun Minta Pelaku Pembakaran Camp PT Samhutani Serahkan Diri
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Kondisi camp PT Samhutani pada Rabu (4/4) sore. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Peristiwa pembakaran camp milik PT Samhutani oleh warga Desa Ladang Panjang dan Gunung Kembang di Sarolangun saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP mengatakan bahwa peristiwa itu berawal dari sejumlah pelaku melakukan pengrusakan dan pembakaran terhadap aset milik PT.Samhutani pada Rabu (3/4) sore.

Katanya, pengrusakan aset itu mengakibatkan sejumlah aset milik PT Samhutani yaitu, berupa gudang, mes karyawan, dan bengkel terbakar.

"Kerugian sampai saat ini masih didalami pihak PT," katanya pada Tribunjambi.com, Kamis (4/4).

Sampai saat ini kami telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan juga melakukan kegiatan penjagaan aset milik PT. Samhutani yang lain untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Baca: Kantor dan Gudang PT Samhutani di Sarolangun Dibakar, Polisi Antisipasi Massa Kembali Menyerang

Baca: Hore Rp 5 Miliar, TPP Guru dan Pegawai Dinas Pendidikan Batanghari Cair Minggu Depan

Baca: Program Rahn Tasjily Tanah dari Pegadaian Bisa Jadi Solusi Modal untuk Pengusaha Mikro

Baca: Angka Kecelakaan di Tanjab Timur Meningkat, Banyak Remaja Meninggal di Dua Daerah Rawan Ini

Baca: Gara-gara Tak Sampaikan Laporan Pencairan, TPP untuk Ribuan Guru di Batanghari Tertahan

"Sudah lebih dari 10 orang kita periksa, dan saat ini tim kami sudah melakukan pengecekan dan olah TKP," ujarnya.

Selain pemeriksaan saksi, pihaknya juga telah mengumpulkan beberapa bukti dari kelompok masyarakat yang telah melakukan tindak pidana tersebut. Dari bukti tersebut, pihaknya masih memberi kesempatan kepada pelaku untuk menyerahkan diri.

"Kami sudah memetakan dan intinya kami kasih kesempatan waktu untuk menyerahkan diri," katanya.

Jika sejumlah pelaku telah ditemukan, mereka akan dikenakan sanksi hukum pidana, dan akan dikenakan pasal 187 KUHP atau 170 KUHP.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved