14.500 Sambungan Pelanggan PDAM di Kota Jambi Hanya Jadi Cadangan Air Sumur

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menyebutkan, ada 14.500 sambungan pelanggan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi yang hanya dijadikan cadangan sumur.

14.500 Sambungan Pelanggan PDAM di Kota Jambi Hanya Jadi Cadangan Air Sumur
Net
07102011_keran_air_pdam

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menyebutkan, ada 14.500 sambungan pelanggan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi yang hanya dijadikan cadangan sumur.

Hal ini menjadi salah satu indikator meruginya PDAM Tirta Mayang Kota Jambi dalam mengelola layanan air minum untuk masyarakat.

Hal ini di sampaikan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha dalam keterangan persnya pada Kamis (4/4/2019) di rumah dinasnya.

"Ada 14.500 sambungan tidak menggunakan PDAM tetapi sebagai pelanggan, mereka hanya menjadikan cadangan. Mereka menggunakan air sumur," katanya.

Fasha mengatakan ini membuat kerugian bagi PDAM Tirta Mayang, Kota Jambi. Apa lagi investasi sambungan ke masyarakat mencapai Rp 4 juta sehingga mengakibatkan kerugian.

Baca: Pemerintah Ingkar Beri Lahan, Kini Pemukiman Warga Tebing Jaya Justru Diserobot Pengusaha Sawit

Baca: Pemkot Jambi Siapkan Rp 1 Miliar untuk Bonus Kafilah Kota Jambi, Segini Besarnya Bonus Juara 1

Baca: Angka Kecelakaan di Tanjab Timur Meningkat, Banyak Remaja Meninggal di Dua Daerah Rawan Ini

Baca: Akui Miliki Bukti, Kapolres Sarolangun Minta Pelaku Pembakaran Camp PT Samhutani Serahkan Diri

Baca: Gara-gara Tak Sampaikan Laporan Pencairan, TPP untuk Ribuan Guru di Batanghari Tertahan

"Ini membuat kerugian PDAM, nilai investasi sambungan ke masyatakat Rp 4 juta. Tapi program malah ada yang kita gratiskan. Kalau tidak dipakai adalah kerugian," katanya.

Selain kerugian secara materil, kerugian juga berdampak pada suplai air. "Contoh pipa dengan tekanan 2 bar. Dibagi 1000 rumah tangga maka hanya 0,04. Ketika dihidupkan ya berlumpur karena terjadi pengendapan karena lama tak digunakan," kata Fasha.

Untuk mencegah kerugian, pihak PDAM pun akhirnya memberlakukan batas minimum tarif. "Kan sayang kalau tidak digunakan sementara ada ribuan warga yang antre untuk dapat sambungan," katanya.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved