Advetorial

LPPM Unja Gelar Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi pada Selasa (2/4) lalu, menyelenggarakan Workshop

LPPM Unja Gelar Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal
IST
Rektor Unja Prof. H. Johni Najwan, S.H, M.H., Ph.D ssaat memberikan kaata sambutan sekaligus membuka acara Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal Selasa (2/4) siang lalu. 

LPPM Unja Gelar Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal

* Rektor Harap Dosen Unja Tingkatkan Penerbitan dan Pengelolaan Jurnal

TRIBUNJAMBI.COM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi pada Selasa (2/4) lalu, menyelenggarakan Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal dengan tema “Asistensi Pengelolaan Jurnal Ilmiah Menuju Jurnal Nasional Akreditasi” di Ruang Rapat Senat Unja.

Hal ini sesuai dengan misi LPPM Unja dalam mengembangkan dan meningkatkan jumlah publikasi nasional dan internasional terindeks serta meningkatkan perolehan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Workshop Penguatan Pengelolaan Jurnal dihadiri oleh 145 orang dosen Unja termasuk UIN dan Unbari.

Pemateri antara lain Kasubdit Fasilitasi Jurnal Kemenristekdikti Dr. Lukman, S.T. M.Hum, Koordinator Relawan Jurnal Indonesia Pusat Andri Putra Kesmawan, M.IP, dan Verifikator Sinta Universitas Jambi Amirul Mukminin, S.Pd, MSC.ED, PH.D., Rektor Unja Prof. H. Johni Najwan, S.H, M.H., Ph.D dan Ketua LPPM Unja Dr. Ade Octavia, S.E., M.M.

Rektor Unja dalam kata sambutannya sekaligus membuka acara menjelaskan bahwa selain tugas pokok seorang dosen untuk mengajar, maka reward atau penghargaan pun layak diberikan khususnya yang menjadi pengelola jurnal dan telah naik level.

Dikatakannya, prestasi apapun yang dicapai adalah dukungan semua pihak dan adanya kebersamaan semua pihak seperti alokasi dana yang ada untuk pengabdian masyarakat harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pengelolaan jurnal di lingkungan Unja.

Foto bersama dalam pemberian penghargaan kepada 10 jurnal terbaik dan satu orang pengelola jurnal terbaik di lingkungan Unja.
Foto bersama dalam pemberian penghargaan kepada 10 jurnal terbaik dan satu orang pengelola jurnal terbaik di lingkungan Unja. (IST)

Selain itu, Johni Najwan juga menghimbau dan memotivasi para dosen yang hadir untuk berkontribusi dalam penerbitan dan pengelolaan jurnal yang berindeks. Selain jurnal yang terindeks adalah syarat utama untuk mendapat gelar doktor atau S-3. Hal ini mengingat peringkat Unja dalam Sinta (Science and Technology Index) yang menurun dari 20 ke 45.

Untuk diketahui, Sinta adalah Indeks Sains dan Teknologi sebagai sistem informasi penelitian berbasis web yang menawarkan akses cepat, mudah dan komprehensif untuk mengukur kinerja para peneliti, lembaga dan jurnal di Indonesia.

“Kesungguhan itu akan menghasilkan sesuatu yang optimal. Hal ini seperti ungkapan Man Jadda WaJada yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh pasti Allah akan memberikan kemudahan, ” pungkas Rektor Unja dalam memotivasi peserta workshop.

Selanjutnya, Dr. Lukman, S.T. M.Hum dalam penjelasan materi singkatnya menekankan mekanisme dan syarat pengajuan akreditas jurnal, etika publikasi dan hal-hal yang harus dihindari seperti kasus pengutipan dan pengelolaan referensi yang bermasalah serta cara penulisan dalam jurnal yang baik dan benar.

M.Rafiq.M.Fil.i,M.H, dosen Fakultas Hukum Unja, salah seorang peserta workshop menjelaskan pentingnya workshop ini sebagai peningkatan kapasitas dossen dalam menulis dan mengelola jurnal juga untuk menaikkan akreditasi dari tiap fakultas.

Di sela acara, dilakukan pula pemberian penghargaan kepada 10 jurnal terbaik dan satu orang pengelola jurnal terbaik di lingkungan Unja juga tanya jawab seputar penulisan dan pengelolaan jurnal yang baik dan benar. 

Baca: Link Live Streaming MNCTV Ceres Negros vs Persija Jakarta, Piala AFC 2019 Sore Ini, Misi Curi Poin

Baca: Cara Atur Jadwal Pengiriman E-mail di Gmail Pakai Android, Fitur Baru Google Rilis Saat HUT Gmail

Baca: TRIK Cara Mudah Simpan Foto dan Video Status WhatsApp User Lain, Simak Langkah-langkahnya

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved