Punya Anak dan Menetap di Kota Ini, akan Dibayar Rp140 Juta dan Diberikan Rumah Gratis oleh Walikota

bagi Anda yang memutuskan untuk tinggal selama di kota Locana ini, Anda akan diberikan uang sekitar 8.000 pound atau sekitar Rp140 juta, oleh walikota

Punya Anak dan Menetap di Kota Ini, akan Dibayar Rp140 Juta dan Diberikan Rumah Gratis oleh Walikota
istimewa
Punya Anak dan Menetap di Kota Ini, akan Dibayar Rp140 Juta dan Diberikan Rumah Gratis oleh Walikota 

TRIBUNJAMBI.COM - Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk membuat kota atau daerah yang dipimpinnya tetap berjalan.

Demi menyelamatkan wilayahnya yang nyaris terabaikan, walikota Locana, Italia membuat peraturan unik agar banyak pendatang yang mau menetap di kotanya.

Tawaran walikota Locana ini pun tak main-main, yakni mereka bersedia memberikan rumah gratis ditambah dengan uang senilai 8000 pound atau sekitar Rp140 juta.

Baca: Syahrini: Uhh Enak Ya Suami Aku, Inces Sindir Setan Benci Orang yang Menikah, Sindir Nikita Mirzani?

Baca: Suara Manjah Syahrini Saat Bertanya pada Pak Haji, Jawabanya Malah Gini, Inces Dibuat Malu!

Baca: Begini Taktik Syahrini Agar Cepat Dinikahi Eks Luna Maya, Reino Barack, Diungkap ke Jessica Iskandar

Baca: Putus dari Reino Barack, Petugas Keamanan Rumah Luna Maya Sebut Luna Sering Bawa Mobil Ugal-ugalan

Apakah Anda tertarik?

Seperti dikutip dari Daily Mirror pada Selasa (29/1/2019), bagi Anda yang memutuskan untuk tinggal selama di kota Locana ini, Anda akan diberikan uang sekitar 8.000 pound atau sekitar Rp140 juta, oleh walikota Locana Giovanni Mattiet.

Kota tersebut terletak di Piedmont, wilayah pegunungan di barat laut Italia.

Penduduknya telah menyusut dari 7.000 penduduk pada awal 1900-an menjadi kurang dari 1.500 saat ini.

Baca: Psikolog Liat Tubuh Lia Ladysta Saat Nyinyiri Kehidupan Syahrini: Jadi Dia Kayak Memanfaatkan Momen

Baca: Dimenit Akhir, Anak Buah Klopp Buang Air di Celana Usai Mohammed Salah Lesatkan Gol ke 2 Liverpool

Kota ini terletak di Piedmont pegunungan barat laut Italia
Mirror.co.uk
Kota ini terletak di Piedmont pegunungan barat laut Italia

Baca: Wajib Tahu! 12 Trik WhatsApp 2019 yang Sangat Bermanfaat tapi Tak Banyak Diketahui Orang,

Akibat penurunan jumlah penduduk ini, beberapa fasilitas kota seperti restoran dan sekolahan juga menghadapi penutupan.

Pada tahun lalu, tercatat ada 40 kematian di kota itu dibandingkan kelahiran yang hanya berjumlah 10.

Selain itu, penyebab lainnya adalah penduduk asli berbondong pergi dari kota itu untuk pergi ke Turin dan mencari pekerjaan.

Halaman
12
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved