Ini Keuntungan Investasi di Surat Berharga Negara (SBN), Return Hingga 7,95 Persen Setahun

Di pasar keuangan sebab return yang diberikan 7,95 persen pertahun dan kuponnya dibayarkan setiap bulan

Ini Keuntungan Investasi di Surat Berharga Negara (SBN), Return Hingga 7,95 Persen Setahun
TRIBUNJAMBI/FITRI AMALIA
Putut Widiandono, Kepala Seksi Pelaksanaan Transaksi SUN Dan Derivatif I Kementerian Keuangan 

Ini Keuntungan Investasi di Surat Berharga Negara (SBN), Return Hingga 7,95 Persen Setahun

TRIBUNJAMBI.COM - Minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah atau melalui surat berharga negara (SBN) saat ini masih sedikit.

Hal inilah yang kemudian mendorong kementerian keuangan untuk memperluas basis investor pada instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah.

Dikatakan, Putut Widiandono, Kepala Seksi Pelaksanaan Transaksi SUN Dan Derivatif I Kementerian Keuangan, tujuannya yakni memperluas basis investor pertama karena pihaknya melihat bahwa investor untuk instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah masih sedikit.

Pihaknya berharap ke depan dengan sistem pembelian online ini dapat memperluas cakupan, khususnya bagi investor pemula karena investasi di SUN ritel seri sbr006 ini bisa dilakukan mulai dari satu juta.

"Tentunya kita berharap, ke depan dengan sistem online pada instrumen investasi, dapat memperluas lagi cakupan khususnya dapat menarik minat investor pemula," katanya saat ditemui pada kegiatan edukasi dan sosialisasi SUN ritel seri SBR006 di Ruang Kajang Lako, Bank Indonesia Jambi, Jumat (29/3/2019).

Baca: Nonton Live Streaming Laga SUPER BIG MATCH, Liverpool vs Tottenham Hotspur Malam Ini di Liga Inggris

Baca: Sita Perhatian! Disindir Saat Tangannya Nyosor ke Tubuh Reino Barack, Syahrini Beri Balasan Menohok

Baca: Prabowo Sebut Pertahanan Militer Indonesia Lemah, Ini Sederet Aksi Militer RI yang Guncang Dunia

Baca: Link Live Streaming MotoGP Argentina 2019, Marc Marquez Tercepat Diikuti 3 Pebalap Sangar Lainnya

Bayu martanto kepala perwakilan Bank Indonesia provinsi Jambi mengatakan pihaknya mendukung baik Kementerian Keuangan karena melihat bahwa Jambi membutuhkan reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Guna mendorong pertumbuhan perekonomian itu maka dibutuhkan pembiayaan untuk infrastruktur dan sebagainya.

"Apalagi perekonomian Jambi pertumbuhannya terbatas masih di bawah nasional jadi ini butuh dukungan pembiayaan Jambi punya potensi sumber daya alam tapi enggak selamanya kita menggantungkan kepada sumber daya alam yang harganya fluktuatif seperti sawit karet dan itu semua juga membutuhkan hilirisasi nah tentu kami mendukung Ini semua karena pemerintah membutuhkan pembiayaan," jelasnya.

Sementara itu di sisi lain Bank Indonesia juga menyiapkan landasan gambaran ekonomi yang stabil antara lain indikator inflasi.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved