Camat Kumpeh Minta Warga Jaga Kebersihan di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari

Camat Kumpeh Minta Warga Jaga Kebersihan di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari

Camat Kumpeh Minta Warga Jaga Kebersihan di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari
tribunjambi/syamsul bahri
Rumput Kiambang atau Eceng Gondok menjadi satu penyebab banjir di Kecamatan Kumpeh karena menghambat aliran air di sungai. Masyarakat di minta untuk menjaga kebersihan lingkungan di sepanjang aliran sungai. 

Camat Kumpeh Minta Warga Jaga Kebersihan di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Beberapa titik aliran sungai di wilayah Kecamatan Kumpeh, banyak di tumbuhi rumput Kiambang atau dikenal dengan eceng gondok. Ternyata rumput ini menjadi satu penyebab terjadinya banjir ketika musim hujan tiba di wilayah Kecamatan Kumpeh.

Masyarakat di Kecamatan Kumpeh bergotong royong untuk melakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat. Meskipun memang tidak semuanya bisa terangkut, sehingga menyebabkan air sulit mengalir dan menggenang yang menyebabkan banjir.

Baca: VIDEO - Bersihkan Eceng Gondok di Danau Sipin Sambil Berebut Belut

Baca: Korban Helikopter Jatuh Bertahan 11 Jam di Eceng Gondok

Baca: LEBIH 850 Orang Meregang Nyawa di Tangannya, Sampai Istri Minggat: Kisah Algojo Terpidana Mati

Camat Kumpeh, Rizki mengatakan, kondisi tersebut tidak lagi terjadi di wilayahnya. Diungkapkan olehnya, bahwa rumput Kiambang atau eceng gondok tersebut sudah hanyut ke Sungai Batanghari.

"Untuk rumput kiambang, alhamdulillah dengan arus air yang kemarin surut dan agak deras sudah hanyut ke Batanghari. Kalau masalah rumput kiambang secara alami nampaknyo itu sudah hanyut semuanya ke Batanghari," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, dikatakan oleh Rizki setidaknya mengurangi penyebab dari banjir yang kerap kali terjadi diwilayahnya terutama di dusun pulau tigo. Untuk itu, Ia berharap kepada masyarakat khususnya di sepanjang aliran sungai untuk menjaga lingkungan sekitar.

Selain itu, Ia juga meminta kepada masyarakat yang biasanya membersihkan rumput kiambang dengan cara di potong, untuk segera di angkut. Jangan di tinggalkan begitu saja, karena menurutnya, jika di biarkan saja di tempat tersebut, rumput tersebut tetap akan tumbuh.

Baca: Waspada Hujan Deras di Sertai Angin, Potensi Angin Puting Beliung di 2 Wilayah Ini di Muarojambi

Baca: VIDEO: Senam Zumba Diikuti Ribuan Peserta, Serunya Jalan Sehat Dalam Rangka HUT Tribun Jambi ke 9

Baca: Di Kamar Hotel Takut dan Sedih, Kisah Gadis SMA Negeri di Tangerang Jual Perawan ke Mahasiswa

"Tapi sampai dengan hari ini, kalo misalnya aktivitas masyarakat lagi, masih memotong dengan tidak bijaksana, takutnya rumput kiambang itu akan terulang lagi,"katanya

"Itu lah kita minta kepada masyarakat kita untuk sama-sama menjaga lingkungan di sepanjang aliran sungai, apalagi kita tidak tahu kondisi cuaca seperti apa," pungkasnya.

Camat Kumpeh Minta Warga Jaga Kebersihan di Sepanjang Aliran Sungai Batanghari (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved