104 Bidang Tanah Pemda Tanjabtim Belum Bersertifikat, Masalah Batas dan Surat Asal Kepemilikan

104 bidang tersebut,yang belum bersertifikat beragam jenis, masih ada juga sekolah, pustu, polindes dan bangunan lainnya milik pemerintah daerah.

104 Bidang Tanah Pemda Tanjabtim Belum Bersertifikat, Masalah Batas dan Surat Asal Kepemilikan
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Hartono Kabid Administrasi dan Aset Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur 

104 Bidang Tanah Pemda Tanjabtim Belum Bersertifikat, Masalah Batas dan Surat Asal Kepemilikan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dari total 467 bidang tanah milik pemda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, 363 diantaranya telah bersertifikat masih menyisakan ratusan bidang lagi yang ditargetkan rampung tahun ini.

Dari total tanah pemda mencapai  467 bidang tersebut memiliki Nilai hingga Rp 23 M lebih, dimana untuk menjaga aset daerah tersebut pemerintah terus melakukan pendataan dan mengurus sertifikat tanah tersebut.

“Saat ini dari 467 bidang tanah tadi, yang sudah bersertifikat ada 363 bidang, dengan nilai Rp 14 M,” ujar Hartono Kabid Administrasi dan Aset Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Dikatakannya pula, tanah tanah tersebut tersebar di 11 Kecamatan,dan terdiri dari beragam jenis mulai sekolah, puskes kantor pemerintah. Untuk aset jalan sendiri sudah semua dilakukan secara bertahap.

Baca: Nonton Live Streaming Laga SUPER BIG MATCH, Liverpool vs Tottenham Hotspur Malam Ini di Liga Inggris

Baca: Tingkah Manjah Syahrini Kepada Reino Barack di Depan Para Pengajian Disindir Walikota Bogor

Baca: Sita Perhatian! Disindir Saat Tangannya Nyosor ke Tubuh Reino Barack, Syahrini Beri Balasan Menohok

Baca: Kisah Terbentuknya Duo Semangka, Clara: Alasan Awalnya Sama-Sama Punya Bagian Dada Seperti Semangka

“ Otomatis dengan sudah sebagian dilakukan sertifikat, saat ini tanah pemda yang belum bersertifikat ada 104 bidang, dengan nilai tanah Rp 8,7 M. Sudah diajukan juga ke BPN untuk dilakukan pengukuran,” jelasnya.

104 bidang tersebut,yang belum bersertifikat beragam jenis, masih ada juga sekolah, pustu, polindes dan bangunan lainnya milik pemerintah daerah.

“ Tahun ini target yang akan disertifikat sebanyak 40 -50 bidang bersama BPN tersebar di 11 Kecamatan, sedangkan pada tahun lalu ada 58 bidang sudah bersertifikat,” jelasnya.

Untuk kendala pasti ada, namun sejauh ini masih dapat diatasi diantaranya permasalahan batas batas tanah surat asal kepemilikan dan sebagainnya. (Tribunjambi/Abdullah Usman)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved