Ruas Jalan Nasional di Batanghari Makin Parah, Hingga Kini Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah

Ruas Jalan Nasional di Batanghari Makin Parah, Hingga Kini Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah

Ruas Jalan Nasional di Batanghari Makin Parah, Hingga Kini Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah
suang sitanggang/tribun jambi
Jalan rusak banyak terjadi di Batanghari

Ruas Jalan Nasional di Batanghari Makin Parah, Hingga Kini Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kerusakan ruas jalan nasional di Kabupaten Batanghari, makin hari makin parah.

Meski demikian, pemerintah pusat dan provinsi tidak memberikan suaranya terkait perbaikan jalan itu.

Dari kerusakan jalan itu, tiap harinya terjadi kemacetan. Ruas terparah yakni di kawasan Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung dan Desa Rantau Puri yang kemacetannya bisa mencapai hampir 1 Km.

Baca: BREAKING NEWS! 2 Pelaku Pembunuhan Melinda Zidemi Ditangkap, Awalnya Tidak Mengaku, Kemudian

Baca: Jelang Bulan Rajab, 3 Hal Penting Sering Terjadi, Tepat Sekali Untuk Taubat Jelang Isra Miraj 2019

Baca: Pelaku Pembunuhan Sadis Pendeta Cantik Terungkap, Pelaku Menyimpan Dendam

Sepanjang jalan itu banyak sekali lubang. Bahkan sangat dalam dan membahayakan pengguna jalan. Tidak jarang beberapa kendaraan bertonase tinggi terbenam di lubang tersebut.

"Banyak faktor yang menyebabkan jalan rusak ini. Salah satunya angkutan truk batubara yang bermuatan berat. Ditambah lagi musim hujan saat ini, jalan yang semula rusak ringan kini hancur lebur bahkan sudah berlumpur," ujar Kadri warga Desa Pematang Gadung yang kerap melintasi jalan tersebut.

Menurutnya, butuh waktu tempuh selama tiga jam dari Muara Bulian - Jambi. Normalnya, hanya sekitar 1,5 jam.

Antrean kendaraan truk di Batanghari
Antrean kendaraan truk di Batanghari (Tribun Jambi/Abdullah Usman)

"Berharap pemerintah tidak tutup mata atas kondisi ini. Karena kalau dibiarkan, bisa tampah parah dan memakan banyak korban," katanya.

Akibatnya, angkutan bus besar yang notabene melintasi jalur itu justru melewati jalan Ness yang notabene bukan jalur yang diperuntukkan untuk truk bertonase besar.

Udin, pengguna jalan mengatakan sering kali hampir terjadi kecelakaan di ruas jalan Ness oleh kendaraan pribadi dan bus.

Baca: Jadwal MotoGP Argentina 2019, Rekan Valentino Rossi, Maverick Vinales Sesumbar di Jelang Balapan

Baca: Pengendara Motor Tiba-tiba Sesak Nafas di Tengah Jalan, yang Dilakukan Polisi Ini Bikin Terharu

Baca: Sumber Kekayaan Sandiaga Uno dan Rp 1,4 Triliun Habis Untuk Kampanye, Iwan Fals Sampai Komentar

"Tadi pagi nyaris terjadi kecelakaan di Ness. Bus Jatra dengan kecepatan tinggi melintas. Sementara banyak kendaraan pribadi yang melintas juga," katanya.

Menurutnya, ini sangat berbahaya untuk kendaraan lain.

"Kami harap pihak Dishub turun tangan mengatasi masalah ini," tuturnya.

Ruas Jalan Nasional di Batanghari Makin Parah, Hingga Kini Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved