Dana BOS Belum Cair, Kepala Sekolah di Kota Jambi Cari Utangan di Koperasi Hingga Toko Bangunan

Hingga saat ini Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah di Kota Jambi belum cair.

Dana BOS Belum Cair, Kepala Sekolah di Kota Jambi Cari Utangan di Koperasi Hingga Toko Bangunan
Tribunnews
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Hingga saat ini Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah di Kota Jambi belum cair. Seharusnya pada awal Maret dana BOS sudah cair. Namun hingga akhir Maret, belum ada kepastikan kapan akan cair.

Budi kepala SMPN 4 Kota Jambi membenarkan bahwa dana BOS hingga saat ini belum cair. Sehingga pihaknya harus berhutang untuk menutupi kebutuhan operasional sekolah.

Dikatakannya untuk kebutuhan alat tulis kantor (Atk) pihaknya melakukan kerjasama dengan pihak toko yang bersedia menghutangi. Nantinya setelah dana BOS cair maka akan segera dilunasi.

Sementara untuk listrik dan internet pihaknya meminjam ke koperasi sekolah. Karena listrik dan internet pembayarannya tidak bisa ditunda. "Jadi diakali menggunakan dana koperasi sekolah," katanya.

Baca: Sardi Buruh Tani di Jambi Butuh Bantuan Biaya, Bayi Perempuannya Lahir Tanpa Anus dan Langit-langit

Baca: Ketua DPRD Sungai Penuh Ajak Stakeholder dan Warga untuk Taat Pajak

Baca: Universitas Jambi Buka 7.500 Pendaftaran Mahasiswa Baru, Kuota SBMPTN Ditambah, Cek Infonya di Sini

Baca: UIN STS Jambi Buka Pendaftaran untuk 3.000 Lebih Mahasiswa Baru, Ada Empat Jalur Pendaftaran

Baca: Dana BOS Macet, Sekolah di Kota Jambi Cari Dana Talangan untuk Opersional Sekolah

Begitu pula dengan kebutuhan lain yang bisa ditunda seperti rehab ringan maka pihaknya akan menunda rehab ringan.

"Tapi kalau membeli bola lampu yang sudah tidak menyala tetap akan kita beli. Kita juga kerjasama dengan toko bangunan, yang bisa dibayar setelah dana bos cair," jelasnya.

Untuk di sekolahnya saat ini terdapat 4 pegawai honorer yang dibiayai oleh dana BOS. Sementara pegawai honorer lainnya sudah dibiayai dana APBD. 4 pegawai honorer tersebut di antaranya security, penjaga malam, dan 2 orang guru yang baru saja menggantikan guru yang lulus CPNS.

"Jadi yang honorer dibayar pakai dana BOS kami tunda dulu pembayarannya, ada juga yang sudah dipinjami menggunakan dana koperasi," jelasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved