Berita Viral
Viral Pasangan 'Lengket' Dibawa ke Rumah Sakit di Satu Ranjang, Pihak Medis Terkejut dan Lakukan Ini
Viral Pasangan 'Lengket' Dibawa ke Rumah Sakit di Satu Ranjang, Pihak Medis Terkejut dan Lakukan Ini
Viral Pasangan 'Lengket' Dibawa ke Rumah Sakit di Satu Ranjang, Pihak Medis Terkejut dan Lakukan Ini
TRIBUNJAMBI.COM - Bukan cuma cerita saja, namun sering terjadi bila mendengar kejadian alat kelamin tak bisa lepas.
Dalam bahasa umum di masyarakat biasa disebut gancet. Sungguh terdengar menakutkan ya?
Bukan hanya memalukan namun juga pastinya ada rasa sakit dari orang yang mengalaminya.
Kondisi itu selain secara psikologis membuat malu dan trauma, juga menyakitkan.
Baca Juga:
Diam-diam Hotman Paris Menyukai Luna Maya, Melaney Ricardo pun Kaget, Syahrini Sempat Tak Suka
9 Formasi Tenaga Kesehatan Masih Dibutuhkan di Muarojambi, Diantaranya Dokter Spesialis Gizi
Jadwal & Link Live Streaming Persija vs Kalteng Putra Piala Presiden 2019, Dukungan Jakmania!
ANAK Kecil Jadi Saksi Kunci yang Sempat Dicekik Pelaku: Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Pendeta Cantik
Karena ketika berusaha untuk dilepas, justru semakin menderita.
Salah satunya adalah ketakutan atau panik.
Warganet ramai mengomentari pasangan pria dan wanita yang dibawa ke rumah sakit.
Video keduanya dibawa ke rumah sakit viral dan menjadi bahan perbincangan.
Pasalnya, kondisi pria dan wanita itu tak seperti biasanya.
Mereka dibawa menggunakan satu ranjang dalam kondisi berpelukan.
Tubuh mereka ditutupi kain dan hanya terlihat wajah saja.
Posisi wanita ada di bawah, sedangkan pria berada di atas.
Baca Juga:
Ramai-ramai Doakan Rujuk dengan Gading Marten, Tanggapan Gisel Malah Begini, Ramalan Mbah Mijan?
VIDEO: Rocky Gerung Mati Kutu? Debat Panas ILC Kali Ini Rhenald Kasali Suruh RG Banyak Baca
Di Probolinggo, Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi Karena Dikira Miliki Alat Kelamin Besar
Akibat Ditantang & Terlalu Barbar, Kapal Perang Indonesia Seruduk Kapal Malaysia Sampai Rusak Parah
Keduanya masih sempat berbincang-bincang ketika dibawa menggunakan ranjang rumah sakit tersebut.
Peristiwa itu bukan terjadi di Indonesia.