Ini Keunggulan MRT Jakarta Yang Baru Diresmikan Presiden Jokowi, Kapan Kota Lain Menyusul

MRT Jakarta yang dibangun 6 Presiden dan 9 Gubernur mempunyai banyak keunggulan dibanding alat transportasi lain

Ini Keunggulan MRT Jakarta Yang Baru Diresmikan Presiden Jokowi, Kapan Kota Lain Menyusul
The Jakarta Post/Seto Wardhana
Pesan Presiden Jokowi: 'Jangan Buang Sampah Sembarangan di Stasiun dan Kereta MRT' The Jakarta Post/Seto Wardhana President Joko Widodo ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Fase I Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019). Fase I MRT Jakarta yang akan menghubungkan Bundaran HI di Jakarta Pusat ke Lebak Bulus Jakarta Selatan resmi beroperasi. Foto: The Jakarta Post/Seto Wardhana. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ini beberapa keunggulan dari MRT (Moda Raya Transportasi/Mass Rapid Transit Jakarta) Jakarta yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

MRT Jakarta ini, sebelumnya mulai digagas dan dibanun oleh 6 Presiden Indonesia dan 9 Gubernur DKI Jakarta (Daerah Khusus Ibukota. Apa saja keunggulan dan keuntungan? Lalu kapan ya kota lain, selain Jakarta, bisa memilikinya?

Menurut Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, ketika rute Lebak Bulus-Bundaran HI dengan menggunakan mobil dalam kondisi macet dan jam sibuk membutuhkan waktu satu setengah jam, maka dengan kereta MRT, rute Lebak Bulus-Bundaran HI ditempuh dalam waktu 30 menit.

“Waktu 30 menit dengan tingkat kepastian yang sangat tinggi, proses yang sangat tinggi sampai setelitinya kita perhitungkan. Jadi pada jam sibuk ke pergi kantor itu ada disekitar jam 06 00 sampai jam 8.30, head way (jarak antar satu kereta dengan kereta yang lain,) didesain lima menit. Kalau jam 07.00 pagi anda di Lebak Bulus, jam 07.00 pagi akan ada kereta dan pada jam 7.30 akan ada di Bundaran HI,” kata William.

Baca: VIDEO: Detik-detik Kecelakaan Hebat!, Avanza Tabrakan dan Terbakar di Desa Langling Merangin Jambi

Baca: Mulai Obati Batu Ginjal Hingga Sembuhkan Diabetes, Inilah Khasiat Lain dari Batang Pohon Pisang

Baca: Mau Beli Mobil Baru Tapi Cuma Punya Uang di Bawah Rp 100 Juta, Ini 6 Mobil Mewah di Tahun 2019

Wow, sangat menghemat waktu dan beaya tentunya. Oleh karenanya, diharapkan para pengguna kendaraan pribadi sebaiknya memarkirkan kendaraannya di rumah saja.

Sementara itu pada jam-jam yang tidak sibuk, head way dilakukan setiap 10 menit. Hal tersebut karena efisiensi waktu. Dijelaskan William, satu kereta MRT, terdiri enam gerbong. Satu gerbong dapat mengangkut 200 penumpang.

“Sekarang jumlah penumpang yang akan diangkut per hari sekitar 174 ribu. Tahun ini kita mempersiapkan rider sub survey, untuk melihat potensi perjalanan-perjalanan yang akan terjadi, yang kemudian akan mengakibatkan jumlah penumpang naik sepanjang jalur MRT, ujarnya pada media.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, jaringan transportasi yang dibangun pemerintah DKI adalah MRT dari Lebak Bulus-Bundaran HI, Light Rail Transit (LRT) Bekasi-Cawang dan Cibubur-Cawang, serta penambahan rute Kereta Rel Listrik (KRL).

Baca: Pesan Berantai Bahaya Equinox, Suhu Naik Tajam karena Matahari di Titik Terdekat? Ini Kata BMKG

Baca: 6 Presiden dan 9 Gubernur Bangun MRT (Moda Raya Terpadu) Jakarta, Jokowi Yang Meresmikan

Baca: 23 Ribu Wajib KTP yang Sudah Lakukan Perekaman di Muarojambi, Belum di Cetak, Ini Masalahnya

Ketiga moda transportasi tersebut dinilai menjadi solusi paling ampuh mengatasi kemacetan. Lalu apa fungsi tiga moda transportasi tersebut, kenapa harus dibedakan?

Instagram PT Adhi Karya Tbk @adhikaryaid, menyebutkan tiga moda transportasi yang nantinya menjadi andalan di Ibu Kota itu memiliki perbedaan dari perlintasan, kapasitas penumpang dan rangkaiannya.

Halaman
123
Editor: Dodi Sarjana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved