Berita Sungai Penuh Hari Ini

Diduga Dijadikan Tempat Prostitusi, Lantai Tiga Kincai Plaza Kembali Disekat-sekat Oleh Pemilik Kios

Beberapa bulan yang lalu Disperindag bersama tim gabungan telah melakukan penertiban kios yang telah disekat

Diduga Dijadikan Tempat Prostitusi, Lantai Tiga Kincai Plaza Kembali Disekat-sekat Oleh Pemilik Kios
net
pelacur prostitusi 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Penghuni lantai tiga Kincai Plaza kembali menyekat kios-kios.

Hal itu diakui diduga untuk dijadikan tempat prostitusi oleh penghuninya.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kota Sungai Penuh, Dedi Iryanto mengatakan, beberapa bulan yang lalu Disperindag bersama tim gabungan telah melakukan penertiban kios yang telah disekat.

"Kios-kios yang telah di sekat tersebut saat itu dibongkar paksa oleh tim gabungan," ujarnya.

Diungkapkannya, usai dilakukan penertiban, ada kesepakatan antara pihaknya dengan penyewa kios.

Yakni tidak boleh lagi memasang sekat pada kios tersebut.

"Ada sekitar 30 penghuni di lantai tiga Kincai Plaza itu sudah menandatangani kesepakatan," jelas.

Dari hasil kesepakatan tersebut lanjutnya, pihaknya secara kontinue memantau keadaan Kincai Plaza agar tidak ada sekat lagi pada kios yang dihuni itu.

"Namun saat ini kita mendapat informasi bahwa penghuni masih memasang sekat," sebutnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan penertiban beberapa aktivitas di Kincai Plaza, Jumat (19/10). Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan beberapa kios telah disekat menjadi kamar.
Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan penertiban beberapa aktivitas di Kincai Plaza, Jumat (19/10). Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan beberapa kios telah disekat menjadi kamar. (Tribun Jambi/Herupitra)

Terkait hal itu ungkapnya, pemerintah kota Sungai Penuh melalui bidang pengelolaan pasar telah melayangkan surat teguran.

Bahkan teguran ketiga juga telah dilayangkan.

"Teguran yang disampaikan terkait dengan penghuni kios kembali memasang sekat pada kios," tutur Dedi.

Dalam waktu seminggu ke depan setelah teguran ketiga tegasnya, juga tidak diindahkan, maka pihaknya akan melakukan pembongkaran paksa.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan penertiban beberapa aktivitas di Kincai Plaza, Jumat (19/10). Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan beberapa kios telah disekat menjadi kamar. (Tribun Jambi/Herupitra)
Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan penertiban beberapa aktivitas di Kincai Plaza, Jumat (19/10). Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan beberapa kios telah disekat menjadi kamar. (Tribun Jambi/Herupitra) (Tribun Jambi/Herupitra)

Sebab akunya, sekat yang dipasang tersebut diduga dijadikan tempat prostitusi.

"Kalau menertibkan prostitusi itu bukan wewenang kita. Kita hanya menertibkan penyalahgunaan kios," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Baca: Suami Tewas, Istri Kritis Jadi Korban Amuk Massa di Lembah Masurai Jambi Karena Mencuri Kulit Manis

Baca: Sambil Menangis, Ternyata Inul Daratista Pernah Disekap Hingga Akan Dijual ke Pria Hidung Belang

Baca: VIDEO VIRAL: Detik-detik Bayi Meninggal Dunia di RSU Sidikalang, Keluarga Sebut Ditelantarkan RS

Baca: Driver Ojek Online Dapat Orderan dari Nikita Mirzani, Pria Tersebut Malah Diperlakukan Seperti Ini!

Baca: Aisyahrani Buka Suara Soal Syahrini Naik Private Jet di 2014-2017 Tanpa Endorse & Dana Haji Isam

Penulis: heru
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved