50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal, Ini Harapan Sekda Tanjab Barat

50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal, Ini Harapan Sekda Tanjab Barat

50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal, Ini Harapan Sekda Tanjab Barat
tribunjambi/darwin
50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal. Sekda Tanjab Barat menyerahkan kartu peserta secara simbolis 

50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal, Ini Harapan Sekda Tanjab Barat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Forum anak diharapkan dapat mendorong dan menciptakan iklim, suasana yang kondusif, kompetitif agar anak lebih aktif bukan hanya menuntut hak saja.

Sabtu (23/3/2019) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tanjab Barat, menggelar pertemuan Forum Anak Daerah (FAD), bertempat di Hotel Ar-Riyadh, Kuala Tungkal.

Baca: Habis Rp 500 Juta Setahun Sekolahkan Anak, Mikhayla Malah Dimarahi Nia Ramadhani Gara-gara ini

Baca: Terakhir Pendaftarannya Hari Ini, Lowongan di Pertamina, Cek Alurnya di Rekrutmen Bersama BUMN 2019

Baca: Bolos Kerja Dihari Terjepit, 312 Pegawai Sarolangun Disanksi Penundaan Kenaikan Gaji Berkala

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini dengan peserta berjumlah 50 orang. Diantaranya 26 anak perwakilan forum anak tingkat kecamatan, 16 anak perwakilan dari setiap sekolah tingkat SMP dan SMA yang ada dikecamatan Tungkal Ilir, dan 10 orang fasilitator.

Konvensi Hak Anak telah diimplementasikan dalam bentuk kebijakan pengembangan dan peningkatan pemenuhan hak partisipasi anak melalui wadah partisipasi anak dengan kelembagaan Forum Anak Daerah. Forum Anak yang difasilitasi oleh pemerintah dapat digunakan anak-anak.

"Agar dapat menyuarakan aspirasi anak, kebutuhan, keinginan anak, kekhawatiran anak tentang Pemenuhan Hak dan Perlindungannya," ungkap Peltu Kadis P3AP2KB Drs.H.Ahmad Palloge.

Sementara itu sekretaris Daerah Drs H Ambo Tuo MM dalam sambutannya mengatakan setiap anak berhak untuk menyatakan dan didengar pendapatnya yang telah diatur undang undang.

"Setiap apa anak berhak menyatakan dan mendengar pendapat. Menerima, mencari, serta memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan," katanya.

Baca: Dana Desa Tahap Pertama Bakal Dicairkan 20 Persen, Pencairan Dilakukan Tiga Tahap

Baca: Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam Malam Ini, Simak Link Live Streaming RCTI dan Jadwal Tanding

Baca: Prajurit Tak Mengenal Lelah Mempersiapkan Upacara Penutupan TMMD ke 104

Hal ini dijelaskan sekda sudah tertuang di amanat Undang-undang nomor 23 tahun 2002 pasal 10.

Lanjut Sekda Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjab Barat telah mengakomodir kepentingan terbaik bagi anak melalui kebijakan regulasi yang telah diterbitkan melalui Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2018, tentang perlindungan perempuan dan anak, dan Perda nomor 19 tahun 2019 tentang kabupaten layak anak.

Dengan forum yang dikelola anak berusia maksimal 18 tahun ini diharapkan sebagai wadah partisipasi anak.

Kegiatan Forum Anak di Tanjung Jabung Barat
Kegiatan Forum Anak di Tanjung Jabung Barat (tribunjambi/darwin)

Sekda juga berharap forum ini harus bekerja sama dengan pemerintah dan berperan memberikan masukan dalam proses perencanaan, pemantauan serta evaluasi kebijakan program dan kegiatan pembangunan daerah.

"Forum anak dikembangkan untuk mendorong dan menciptakan iklim, suasana yang kondusif, kompetitif agar anak lebih aktif bukan hanya menuntut hak saja," ujarnya.

Sekda berharap agar ditahun ini terbentuk forum anak sampai ketingkat desa dan kelurahan sesuai amanat undang-undang.

50 Anak Ikuti Pertemuan Forum Anak Daerah di Tungkal, Ini Harapan Sekda Tanjab Barat (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved