Serahkan SK 200 CPNS, Bupati Mashuri Cerita Kisahnya Jadi Pegawai, Ke Kantor Naik Sepeda

Serahkan SK 200 CPNS, Bupati Mashuri Cerita Kisahnya Jadi Pegawai, Ke Kantor Naik Sepeda

Serahkan SK 200 CPNS, Bupati Mashuri Cerita Kisahnya Jadi Pegawai, Ke Kantor Naik Sepeda
Tribunjambi/Mahreza
Bupati Bungo Mashuri bercerita kepada 200 CPNS yang menerima SK tentang kisahnya saat menjadi pegawai, yang ke kantor pakai sepeda 

Serahkan SK 200 CPNS, Bupati Mashuri Cerita Kisahnya Jadi Pegawai ke Kantor Naik Sepeda

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Bupati Bungo, Mashuri, didampingi Sekda Bungo, Ridwan Is dan Kepala BKPSDM Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono menyerahkan SK kepada 200 CPNS golongan II dan III untuk Formasi Umum dan Eks TH-K2 Kabupaten Bungo tahun 2018 menerima SK CPNS, Jumat (22/3/2019).

Usai penyerahan SK itu, Mashuri menyampaikan sambutannya. Dalam sambutan itu, selain mengucapkan selamat, dia juga menceritakan kisahnya sebelum menjadi Bupati Bungo. Katanya, dia pernah menjadi PNS di Dinas Pertanian Kabupaten Bungo.

Baca: 200 CPNS Golongan II dan III di Bungo, Terima SK, Disaring dari 3681 Lamaran

Baca: 1.600 Tamu Hotel Jadi Korban Kamera Misterius di Kamar, Videonya Beredar di Website Dewasa Berbayar

Baca: Janda Non Produktif di Tanjab Timur Jambi, Akan Mendapatkan Santunan, Pemkab Bahas Nominal Bantuan

Sekitar tahun 1997, dia pernah merasakan pergi-pulang dari Jujuhan ke Muara Bungo. Jaraknya puluhan kilometer.

"Berulang sayo dari Jujuhan ke Muara Bungo. Jam 7.00 WIB sayo lah sampai ke kantor. Bayangkanlah itu. Baleknyo lah sore," kisahnya.

Dia menceritakan, pada masa itu, menjadi pegawai perlu kerja keras.

Dalam kesempatan itu juga, dia mengenalkan sejumlah pejabat yang pernah menjadi atasannya. Satu di antaranya Sekda Bungo, Ridwan Is.

Bupati Bungo, Mashuri menyerahkan SK CPNS dan memberi selamat
Bupati Bungo, Mashuri menyerahkan SK CPNS dan memberi selamat (Tribunjambi/Mahreza)

Dia pun menceritakan keakrabannya dengan Sekda Bungo. Tak pelak, dia menyisipkan lelucon di hadapan para CPNS itu, sampai-sampai mereka tertawa. Selain itu, dia juga mengisahkan perjalanannya naik sepeda.

"Sayo dulu pernah naik sepeda. Ke kantor sayo naik sepeda," kenangnya.

Meski begitu, hal itu tak menyurutkan niatnya. Baginya, pekerjaan adalah sebuah anugerah yang harus disyukuri. Sebab, kata dia, sering kali orang mengeluh dan lupa bersyukur.

Baca: VIDEO Otomotif: Motor Custom Toni Basro Pal Merah Jambi, Sulap Motor Jadi Lebih Gahar

Baca: Kekejaman KKB Terkini, Guru & Ahli Medis Diperkosa, Sadisnya Catatan Kriminal KKB, 27 Korban Tewas

Baca: Sidang Perdana Ajudikasi di Bawaslu Merangin, Penggugat Ingin KPU Batalkan Pencoretan Nama dari DPT

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved