Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis

Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis

Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis 

Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Angka perceraian di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dua tahun terakhir mengalami penurunan. Dari data yang ada, kawasan pesisir menjadi kawasan paling harmonis.

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com dari Pengadilan Agama Muara Sabak. Dimana dalam kurun dua tahun terakhir, kasus perceraian mengalami penurunan.

Baca: Bongkar Rahasia, Ternyata Ashanty Pernah Minta Cerai dari Anang Hermansyah? Ini Penyebabnya

Baca: Baru Seminggu Cerai Dengan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Pacaran Anggia Chan, Belum Direstui Ternyata!

Baca: Indra, The Rain, Konser di Bungo Sosialisasikan Pemilu, KPU Larang Warga Bawa Atribut Peserta Pemilu

“Dari 11 Kecamatan tersebut, Berbak menjadi Kecamatan paling sedikit kasus perceraiannya. Hanya ada 6 perkara. Di kecamatan ini terbilang paling harmonis,” sebut Panitera Muda Hukum PA Muara Sabak, Muhlashin kepada Tribunjambi.com Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, berdasarkan data yang tercatat di Pengadilan Agama Muara Sabak, pada tahun 2017 lalu, sebanyak 343 perkara baik gugatan perceraian dan putusan masuk dan telah rampung ditangani.

Namun pada tahun 2018 lalu, jumlah perkara tersebut mengalami penurunan, meskipun signifikan namun terjadi tren penurunan perkara. Tercatat pada tahun 2018 lalu ada 325 perkara perceraian yang masuk ke PA dimana jumlah tersebut termasuk perkara PNS ada empat perkara.

“Perkara tersebut paling banyak terjadi pada tahun 2018 di Kecamatan Muara Sabak Timur, dengan jumlah 52 perkara dan selanjutnya Kecamatan Geragai sebanyak 45 perkara,” beber Muhlashin.

Perkara-perkara tersebut bilang Muhlashin, didominasi permasalahan rumah tangga, cekcok, ekonomi, ditinggal pergi dan tidak menemukan kenyaman.

Baca: Sebanyak 1.600 Tamu Hotel Jadi Korban Rekaman Misterius yang Ditayangkan di Situs Dewasa Berbayar

Baca: VIDEO Otomotif: Motor Custom Toni Basro Pal Merah Jambi, Sulap Motor Jadi Lebih Gahar

Baca: Aliang, Pengusaha Jambi Diperiksa KPK, Kasus Dugaan Suap Ketok Palu RAPBD 2018-2018 Provinsi Jambi

Untuk pengajuan tahun 2019 ini, dari Januari hingga saat ini ada 93 perkara yang masuk. Jumlah tersebut masih terbilang gabung dari jumlah tersebut ada yang sudah putusan dan ada pula yang digugurkan, karena kembali rujuk damai untuk kembali bersama.

Kasus Cerai di Tanjab Timur Jambi, Alami Penurunan, Kecamatan Berbak Termasuk Kecamatan Harmonis (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved