Delegeted Act

Indonesia Bakal Boikot Produk Uni Eropa Bila Masih Ngotot Diskriminasi Minyak Kelapa Sawit Tanah Air

Pemerintah Indonesia tidak akan segan-segan untuk memboikot produk dari negara-negara Uni Eropa

Indonesia Bakal Boikot Produk Uni Eropa Bila Masih Ngotot Diskriminasi Minyak Kelapa Sawit Tanah Air
tribunjambi/syamsul bahri
Petani Kelapa Sawit di Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Indonesia tidak akan segan-segan untuk memboikot produk dari negara-negara Uni Eropa bila masih diskriminatif pada produk minyak kelapa sawit Indonesia.

Untuk diketahui, saat ini Uni Eropa berencana menolak minyak kelapa sawit digunakan untuk biofuel lewat aturan Delegeted Act.

Adapun Delegeted Act ini sangat ditentang Indonesia, karena berpotensi menyebabkan ekonomi hancur, daya beli puluhan juga orang Indonesia bisa melemah.

Baca: TNI Selidiki Kejanggalan Mobil Dinas Plat Militer 3005-00 di Acara Relawan Prabowo - Sandiaga Uno

Baca: 1.600 Tamu Hotel Jadi Korban Kamera Misterius di Kamar, Videonya Beredar di Website Dewasa Berbayar

Baca: Syahrini dan Reino Barack Ternyata Bulan Madu ke Tempat Luna Maya Liburan di Eropa

Baca: Gading Marten Mantan Suami Gisella Anastasia Menangis Saat Nyanyi Lagu Chrisye Pergilah Kasih

Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung rencana memboikot produk Eropa atas sikap Uni Eropa yang diskriminatif terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

Hal itu disampaikan Kalla menyikapi tindakan Uni Eropa bila melegalkan Delegated Act yang mendiskriminasi minyak kepala sawit sebagai komoditas tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi.

"Kalau itu (Delegated Act) dipaksakan, tidak bisa sawit itu dikurangi. Kita juga dapat ambil tindakan yang mengurangi juga (perdagangan) kita dengan Eropa," ujar Kalla saat ditemui di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Ia menambahkan, jika dilarang masuk ke pasaran Eropa, akan merugikan setidaknya 15 juta orang yang menggantungkan hidupnya dari perkebunan.

Kalla menyatakan akan ada penurunan daya beli besar-besaran dari para pekerja perkebunan kelapa sawit jika produk sawit Indonesia dilarang masuk ke pasaran.

"Maka mereka daya belinya turun, ekonomi kita bisa rusak maka kita tidak beli barang Eropa. Bisa terjadi itu," lanjut Kalla.

Pemerintah siap melawan tindakan Uni Eropa bisa masih ngotot melegalkan Delegated Act.

Halaman
123
Editor: suang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved