Diperiksa KPK, Politisi PKS Mengaku Tak Terima Dana Suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Supriyanto, tampak keluar dari ruang pemeriksaan KPK sekira pukul 16.30 WIB.

Ini pernyataan politis PKS Supriyanto setelah diperiksa KPK di Mapolda Jambi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari ini adalah hari ke dua pemeriksaan KPK di Mapolda Jambi. Satu di antaranya yang diperiksa KPK adalah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Supriyanto. Ia tampak keluar dari ruang pemeriksaan sekira pukul 16.30 WIB.

Supriyanto mengakui jika ia diperiksa sebagai saksi kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018.

Namun ia tidak menyebut berapa banyak pertanyaan yang diajukan penyidik. Kepada wartawan Supriyanto mengaku ditanyai soal pembahasan anggaran. "Banyak, seputar pembahasan anggaran," kata Supriyanto.

Ditanyakan apakah ia ada menerima aliran dana terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi, Supriyanto mengatakan tidak ada.

Baca: Diperiksa KPK di Polda Jambi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Ini, Mengaku Tidak Terima Uang Ketok Palu

Baca: Hari Kedua Pemeriksaan Anggota DPRD Provinsi Jambi , Fahrur Rozi Siap Diperiksa KPK

Baca: Video Viral! Penumpang Maskapai Lion Air Mengaku Kehilangan Uang Rp 3,9 Juta di Bagasi Pesawat

Baca: Apek Resividis Jambret Dihadiahi Timah Panas, Ini Tiga Wilayah Operasinya di Kota Jambi

Baca: Baru Empat Bulan Keluar Penjara, Apek Residivis Jambret Kembali Ditangkap Polisi Jambi

Hari ini, ada 14 saksi yang dipanggil KPK, yakni Fachrurrozi, Muntalia, Sainudin, Eka Marlina, Hasyim Ayub, Salim Ismail, Agus Rahma, Wiwit Iswara, Syofian, Arahmad Eka P, Suprianto, Jamaludin, dan Edmon, yang semuanya adalah anggota DPRD Provinsi Jambi.

Saksi lainnya yang dipanggil adalah mantan anggota DPRD Provinsi Jambi Masnah Busro, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Muarojambi.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved