Pilpres 2019

Di Balik Dapur Litbang Kompas, Bagaimana Metodologi Litbang Kompas Survei Elektabilitas Capres?

Suara petahana calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin makin tergerus. setidaknya itu terlihat dari hasil survei Litbang Kompas sejak Oktober

Di Balik Dapur Litbang Kompas, Bagaimana Metodologi Litbang Kompas Survei Elektabilitas Capres?
(KOMPAS)
Inilah hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari 2019-5 Maret 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM — Suara petahana calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin makin tergerus. setidaknya itu terlihat dari hasil survei Litbang Kompas sejak Oktober 2018.

Peningkatan justru terlihat pada calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, soalnya Strategi menyerang yang dilakukan dinilai efektif menggerogoti suara Joko Widodo - KH Maruf Amin di basisnya.

Berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan, elektabilitas Jokow i- Maruf Amin menurun di basis suara mereka jika dibandingkan survei Oktober 2018.

Baca: Video Viral! Penumpang Maskapai Lion Air Mengaku Kehilangan Uang Rp 3,9 Juta di Bagasi Pesawat

Baca: VIDEO: Gunakan Baju Pengantin Khas Jawa, Lucinta Luna Ngaku Sudah Sah Nikah & Tunjukkan Cincin Kawin

Baca: Kemana Saja Artis Legendaris Dorce Gamalama, Jarang Terdengar Kabarnya, LIhat Foto Jadulnya Di Sini

Menjelang pemilihan umum, baik itu pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden, harian Kompas melalui bagian litbang rutin menyelenggarakan survei elektabilitas para calon.

Tak terkecuali pada Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan 17 April mendatang.

Inilah hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari 2019-5 Maret 2019.
Inilah hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari 2019-5 Maret 2019. ((KOMPAS))

Sejak 2007 hingga saat ini, Litbang Kompas telah melakukan 14 kali survei elektabilitas pemilihan umum. Jika dihitung, pilpres kali ini, harian Kompas telah melakukan 15 kali survei elektabilitas.

Survei Kompas pun selalu ditunggu hasilnya oleh banyak pihak. Hal ini, antara lain, karena hasil survei mendekati hasil pemilihan umum yang sebenarnya.

Sebagai contoh, pada Pilpres 2014, Litbang Kompas tanggal 21 Juni 2014 merilis survei elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Hasil survei Litbang Kompas sebelum Pemilu 2014 dan hasil penghitungan suara Pemilu 2014 yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum.

Saat itu hasil survei menunjukkan elektabilitas Prabowo-Hatta pada kisaran 43-47 persen dan pasangan Jokowi-Kalla pada angka 52-56 persen.

Baca: Kemana Saja Artis Legendaris Dorce Gamalama, Jarang Terdengar Kabarnya, LIhat Foto Jadulnya Di Sini

Baca: Hobi Unik Prabowo Subianto Berkuda, Lihat Jenis dan Harga Kuda Milik Prabowo, Termahal Rp 3 M

Baca: Jumat 22 Maret Nanti, Warga Selandia Baru Bikin Gerakan Solidaritas Untuk Muslim, Pakai Jilbab?

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved