Jangan Ada Mark Up dan Pekerjaan Fiktif, Kepala Desa di Muarojambi, Diimbau Kawa Dana Desa dan ADD

Jangan Ada Mark Up dan Pekerjaan Fiktif, Kepala Desa di Muarojambi, Diimbau Kawa Dana Desa dan ADD

Jangan Ada Mark Up dan Pekerjaan Fiktif, Kepala Desa di Muarojambi, Diimbau Kawa Dana Desa dan ADD
tribunjambi/syamsul bahri
Ketua Forum Kades Kabupaten Muarojambi, Bustomi 

Jangan Ada Mark Up dan Pekerjaan Fiktif, Kepala Desa di Muarojambi, Diimbau Kawa Dana Desa dan ADD

TRIBUNJAMBAI.COM, SENGETI - Seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi, diharapkan untuk bersikap transparan terhadap penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Forum Kades Kabupaten Muarojambi, Bustomi.

Hal itu disampaikannya mengigat dari penyampaian yang disampaikan oleh Kepala Inspektorat Muarojambi, Budi Hartono, belum lama ini. Ia menyampaikan bahwa selama ini yang terjadi di Kabupaten Muarojambi terhadap penyelewengan DD dan ADD berkaitan dengan melakukan mark up dan pekerjaan fiktif.

Baca: Dilaporkan Kurang Transparan, Inspektorat Bungo Sebut Dana Desa yang Bermasalah Tak Banyak

Baca: Ucapan Selamat HUT TRIBUN JAMBI Ke-9 dari Mitsubishi Suka Fajar

Baca: Link Live Streaming Fulham vs Liverpool, Pekan ke-31 Liga Inggris, Peluang The Reds Salip Man City

“Kami mengaharapkan kepada seluruh kepala desa semuanya yang ada di Kabupaten Muarojambi untuk dapat mengawal dana DD dan ADD dengan baik jangan sampai ada penyelewengan ataupun yang lainnya,” sebut Bustomi.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa jika Seluruh kepala desa dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian ataupun Kejaksaan. Hal ini sebagai bentuk pengawalan agar penggunaan DD dan ADD sesuai dengan aturan.

“Harapan kita juga mari bekerjasama dengan pihak kepolisian, kejari, dan pihak berwenang lainnya untuk mengawal DD dan ADD ini supaya tidak ada penyimpangan dan lakukan sesuai aturan,” katanya.

Menurut Bustomi dengan menjalankan dan menggunakan DD dan ADD sesuai aturan, maka seorang kepala Desa akan menjaga netralitas dan wibawanya. Ia juga menambahkan bahwa jangan adanya aturan, malah kepala desa tidak berani untuk menggunakan DD dan ADD.

Baca: Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Ini, Jadi Spot Foto hingga Prewedding di Candi Koto Mahligai

Baca: Ucapan Selamat HUT TRIBUN JAMBI Ke-9 dari Bank Pembangunan Daerah Jambi

Baca: Cuma Ada 12 Unit, BPBD Kabupaten Batanghari Kekurangan Tenda Darurat

“Jalankan sesuai aturan, jaga wibawa kita dalam mengelolah dana desa ini. Supaya dana desa ini tersalur ke masyarakat desa dengan baik dan bisa membangun sesuai keinginan pemerintah Kabupaten Muarojambi maupun pemerintah pusat untuk desa kita masing-masing,” pungkasnya.(*)

Jangan Ada Mark Up dan Pekerjaan Fiktif, Kepala Desa di Muarojambi, Diimbau Kawa Dana Desa dan ADD (Syamsul Bahri, Tribun Jambi)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved