Kasus Penistaan Agama yang Menjerat Seorang Pendeta dan Pensiunan Dilimpahkan ke Kejaksaan Jambi

Berkas dua terduga kasus penistaan agama dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi, Rabu (13/3).

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berkas dua terduga kasus penistaan agama dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi, Rabu (13/3).

Lexy Fatharani selaku Kasipenkum Kejati Jambi membenarkan hal itu.

Dia mengataka pelimpahan tahap II ini dilakukan pada perkara dengan tersangka AS (76) seorang pensiunan yang dari Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Kemudian BS (74) warga Kota Jambi. Tersangka saat ini diketahui berprofesi sebagai pendeta.

Kedua tersangka, kata Lexy, disangkakan dengan pasal 156 huruf a KUHP tentang penistaan agama.

"Jaksanya yang menangani perkara ini Sukmawati SH dan Fitra Ulfa SH," ungkap Lexy.

Baca: Harga Daging Ayam Jadi Penyebab Muara Bungo Alami Deflasi 0,20 Persen

Baca: BREAKING NEWS Tembakan Dilepaskan ke Arah Masjid Al Noor, Polisi Langsung Sisir Gedung Sekitar

Baca: OTT KPK Di Surabaya Jawa Timur, Seorang Ketua Umum Partai Politik Ditangkap

Baca: DPD REI Jambi Goda Kaum Milenial Punya Rumah Sendiri

Semua berawal pada 14 Februari lalu, kedua tersangka diduga melakukan tindakan penistaan agama.

Tepatnya di warung sekitaran Jembatan Gentala Arasy, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, tersangka memberikan selebaran atau buku yang diduga berisi konten penodaan agama kepada warga yang berada di lokasi tersebut.

"Mereka langsung dibawa ke Lapas Klas II A Jambi untuk dilakukan penahanan," terang Lexy.

Kedua tersangka, kata Lexy, disangkakan dengan pasal 156 huruf a KUHP tentang penistaan agama.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved